Pelatih Malaysia Akui Garuda Pertiwi Lawan Terberat Seperti Laga Final

Date:

Pelatih kepala timnas putri Malaysia, Fairuz Montana bin Zainal Abidin, secara ksatria mengakui keunggulan Garuda Pertiwi usai timnya menelan kekalahan 0-3 pada laga lanjutan Grup A Srikandi Merdeka Cup, Minggu (16/8). Duel sarat gengsi serumpun yang berlangsung di Supersoccer Arena Kudus tersebut diakuinya berjalan dengan intensitas layaknya partai final.

Pasukan muda Malayan Tigress sejatinya sempat berupaya keluar menyerang pada babak kedua demi mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Indonesia yang dikawal kiper Alleana Ayu Arumy membuat setiap peluang Malaysia terbuang sia-sia.

Sebelumnya, gawang Malaysia harus kebobolan lewat sontekan cerdik Fadilla pada menit ke-14 dan eksekusi penalti Jazlyn Kayla pada menit ke-32. Pesta kemenangan tuan rumah akhirnya ditutup oleh gol spektakuler Nafeeza Ayasha Nori melalui sepak pojok langsung di menit ke-80.

Pengakuan Ksatria Juru Taktik Malayan Tigress

Dilansir dari data resmi Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino, hasil minor ini menahan laju Malaysia di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan raihan satu poin. Kendati gagal meraih angka, juru taktik Malaysia tetap melihat banyak pelajaran positif yang bisa dipetik para pemain mudanya.

Bahkan, Fairuz Montana menilai ketangguhan skuad Indonesia telah menguji batas kemampuan anak-anak asuhnya secara maksimal sepanjang 90 menit pertandingan. Oleh karena itu, ia meyakini pengalaman berharga di Kudus akan mematangkan mentalitas timnya pada masa mendatang.

“Mungkin keberuntungan belum memihak kami malam ini. Ternyata tim Garuda Pertiwi merupakan lawan yang berat bagi kami. Tapi menurut saya perlawanan kami malam ini terasa seperti babak final melihat tim berjuang di lapangan. Malam ini pemain muda kami dapat pengalaman berharga menghadapi tim yang bagus. Insyaallah, para pemain muda ini bisa lebih matang di masa depan,” ungkapnya.

Respon Santai Nafeeza dan Peringatan Pelatih Tuan Rumah

Sementara itu, gelandang timnas Indonesia Nafeeza Ayasha Nori mengaku bersyukur atas gol sudut indahnya yang memupus harapan bangkit tim tamu. Pemain bernomor punggung sepuluh ini menyebut gol penutup tersebut lahir berkat perpaduan kerja keras dan keberuntungan semata.

“Jujur, aku nggak nyangka bisa cetak gol dari corner. Dari awal aku cuma mau umpan lambung, tapi ternyata Tuhan kasih keberuntungan ke aku, bolanya berbelok dan masuk ke gawang,” ucapnya.

Baca Juga: Bantai Malaysia 3-0, Timnas Putri U-16 Indonesia Segel Tiket Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Di sisi lain, Pelatih Kepala Indonesia Timo Scheunemann justru mengingatkan skuadnya agar tidak cepat jemawa usai menundukkan rival bebuyutan. Mantan pelatih Persiba Balikpapan itu menekankan pentingnya evaluasi ketenangan bertanding demi membidik trofi juara turnamen bergengsi ini.

“Intinya mereka (pemain) itu harus bisa lebih tenang, nggak bisa tuh 30 menit baru menemukan bentuk permainan. Itu sesuatu yang mereka harus belajar, belajar mengatasi ketegangan di menit-menit pertama. Sama kami juga harus jaga euforia karena sudah memastikan lolos. Mereka harus belajar untuk tetap fokus pada pertandingan berikutnya,” katanya menegaskan ambisi besar Garuda Pertiwi.

Sahal Fadhli
Sahal Fadhlihttp://sportsnesia
Lulusan Iisip Jakarta jurusan jurnalistik, hobi nonton anime dan paling senang main bulutangkis, ramah dan tidak sombong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kiprah Pandu Wiguna di Dewa United Banten Siap Buru Juara IBL 2027

Langkah kejutan mewarnai bursa transfer basket nasional usai peresmian...

Persaingan Juara Kian Panas! Cek Jadwal MotoGP Aragon 2026 Akhir Pekan Ini

Persaingan perebutan takhta juara dunia kian mendidih seiring rilis...

Kalah Dramatis dari Unggulan China, Langkah Amri/Nita di Kejuaraan Dunia BWF Terhenti!

Langkah heroik Amri/Nita di Kejuaraan Dunia BWF 2026 harus...

Takluk dari Thailand, Timnas Voli Putri Indonesia Menyerah Tiga Set Langsung!

Langkah Timnas Voli Putri Indonesia menemui jalan terjal usai...