Performa memukau mengantarkan Timnas Putri U-16 Indonesia menembus partai puncak turnamen Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino usai membungkam Timnas Putri U-16 Yordania dengan skor telak 3-0. Skuad berjuluk Garuda Pertiwi tersebut tampil dominan dalam laga semifinal yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (21/8).
Bintang muda Kesya Arabela langsung membuka keunggulan Garuda Pertiwi lewat gol cepat pada menit ke-7 sebelum Jazlyn Kayla Firyal menyontek bola kemelut di menit ke-35. Menjelang turun minum, Fadilla semakin memperlebar margin skor menjadi 3-0 melalui eksekusi terukur ke sudut gawang lawan.
Memasuki paruh kedua, armada asuhan Timo Scheunemann kian leluasa mengendalikan tempo permainan setelah pemain Yordania, Leen Anzour Munir Soubar, terkena kartu merah pada menit ke-56. Soliditas lini pertahanan tuan rumah berhasil mematahkan setiap upaya serangan balik lawan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kerja Keras Skuad Timnas Putri U-16 Indonesia Tuai Hasil Manis
Keberhasilan menembus partai pamungkas merupakan buah manis dari kedisiplinan taktik para pemain selama masa pemusatan latihan intensif. Selain itu, kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Garuda Pertiwi yang belum pernah kebobolan sepanjang kejuaraan.
“Pastinya kami semua sangat senang dengan kemenangan hari ini. Ini adalah hasil kerja keras kami selama training center dan ganjarannya kayak tercapai gitu, kami bisa masuk final,” kata Shifana Rizka Nadhifa, pemain Samba Persada Women di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tersebut seperti press release yang diterima sportsnesia.com.
Pelatih kepala Timo Scheunemann menyambut gembira mentalitas bertanding anak asuhnya yang tetap kokoh meski kehilangan pilar utama, Nafeeza Ayasha Nori, akibat cedera saat pemanasan. Juru taktik kelahiran Kediri berusia 52 tahun ini menegaskan bahwa duel kontra Thailand di final merupakan tolok ukur penting bagi regenerasi pesepak bola putri tanah air.
Jadwal Final dan Misi Jangka Panjang Garuda Pertiwi
Turnamen gagasan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini menyajikan duel perebutan takhta bergengsi pada akhir pekan:
- Perebutan Tempat Ketiga: Malaysia vs Yordania (Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 15.00 WIB).
- Partai Final: Timnas Putri U-16 Indonesia vs Thailand (Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 20.00 WIB).
- Statistik Gol: Garuda Pertiwi mengemas 14 gol dan mencatatkan rekor clean sheet sejak fase penyisihan grup.
“Tim kuat yang ada di sekitar kita (wilayah Asia Tenggara) kan Thailand, Vietnam, sama Australia. Jadi kalau kami bisa main lawan Thailand, itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kami cari. Karena dari saya, saya selalu mau mencetak pemain, karena mencetak pemain tuh jangka panjang. Kalau sampai kita juara, pialanya itu bonus. Piala saya sesungguhnya itu semua pemain-pemain saya,” ucap mantan pelatih timnas putri senior tersebut.
Baca Juga: Taklukkan Putri Nusantara 2-0, Singapura Menggila di Srikandi Merdeka Cup 2026
Di sisi lain, Pelatih Kepala Yordania, Luna Rami Amin Almasri, mengakui ketangguhan organisasi pertahanan Indonesia yang sukses meredam variasi umpan pendek timnya. Kendati demikian, sang arsitek taktik tetap mengapresiasi daya juang para pemainnya menjelang laga perebutan tempat ketiga.
“Memang hasil hari ini tidak seperti yang kami diharapkan, tapi pemain tetap memberikan kerja keras maksimal. Pertandingan terasa lebih berat setelah kartu merah, tapi tim tetap bermain kompak saat menyerang maupun ketika bertahan. Saya tetap bangga terhadap perjuangan para pemain malam ini. Target selanjutnya adalah mengamankan peringkat ketiga di turnamen ini. Saya dan tim kepelatihan pasti akan tetap berada di belakang pemain untuk membangkitkan kembali semangat mereka menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga nanti,” ujarnya.
Keberhasilan Timnas Putri U-16 Indonesia melangkah ke partai puncak membuktikan kemajuan pesat pembinaan sepak bola putri usia muda di tanah air. Seluruh pencinta sepak bola nasional kini menantikan aksi gemilang para srikandi muda untuk mengamankan trofi juara di kandang sendiri.


