Raksasa Liga Turki, Galatasaray, resmi menuntaskan proses transfer Rafael Leao dari AC Milan pada bursa transfer musim ini dengan mahar fantastis mencapai 45 juta euro atau setara Rp928,17 miliar. Kepindahan penyerang sayap berpaspor Portugal tersebut sekaligus menyudahi masa baktinya di San Siro setelah memperkuat panji Rossoneri selama tujuh tahun lamanya.
Pemain lincah berusia 27 tahun itu memilih babak baru di Istanbul demi mematangkan kelanjutan karier profesionalnya di kompetisi elite Eropa. Selain itu, manajemen Milan menyetujui pelepasan pilar andalannya tersebut setelah mencapai kesepakatan finansial yang saling menguntungkan kedua pihak.
Namun, keputusan angkat kaki dari Italia rupanya menyisakan muatan emosional yang sangat mendalam bagi sang penyerang tajam. Jebolan akademi Sporting CP ini mengakui betapa beratnya momen melangkahkan kaki keluar dari lingkungan yang telah membesarkan namanya.
Mengarungi Momen Emosional dan Salam Perpisahan Skuad
Saat diwawancarai oleh media ternama Sky Italia, penyerang sayap yang dibeli Milan dari Lille pada Januari 2019 tersebut menumpahkan rasa harunya saat berpamitan dengan rekan-rekan setim. Ia membeberkan bahwa perpisahan ini merupakan langkah realistis yang harus ia ambil dalam dinamika sepak bola.
“Ya, ini adalah momen sulit. Saya menyampaikan selamat tinggal kepada rekan-rekan saya setelah bersama-sama selama tujuh tahun,” kata Leao kepada Sky Italia.
“Klub selalu membantu saya, mengembangkan saya, dan membuat saya memahami level tertinggi. Tapi momen untuk mengucapkan selamat tinggal sudah datang,” tegasnya.
Ungkapan Cinta Abadi untuk Milanisti
Di sisi lain, Leao sebenarnya memendam asa besar untuk menyapa dan menyampaikan salam perpisahan secara langsung kepada para pendukung setia Milan di stadion. Kendati demikian, juru gedor bertinggi 188 cm ini menyadari realitas bahwa perpisahan sempurna tidak selalu bisa terwujud di atas lapangan hijau.
“Saya ingin menyampaikan perpisahan kepada fans di lapangan karena mereka membantu saya melalui momen yang sulit. Saya akan terus menjadi bagian dari sejarah klub karena saya tahu apa yang saya capai di sini,” jelasnya.
Baca Juga:Â Buru Rekor 100 Poin, Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Aragon 2026 Siap Mengguncang
“Ini adalah hidup, kita belajar, kita harus berpisah. Namun cinta saya tidak akan berakhir karena cinta saya untuk Milan tidak pernah usai, saya akan terus menyaksikan mereka dari jauh,” pungkasnya.
Dampak Transfer Rafael Leao dan Warisan Prestasi Emas
Oleh karena itu, transfer Rafael Leao ini meninggalkan jejak rekam jejak mentereng setelah sang winger membukukan 291 penampilan, melesakkan 80 gol, serta mendonasikan 65 assist bagi publik San Siro. Selanjutnya, kontribusi krusial sang penyerang sukses mengantarkan Rossoneri merengkuh trofi bergengsi Scudetto Serie A 2022 serta gelar juara Supercoppa Italia 2025 sebelum ia resmi membuka lembaran baru di Türk Telekom Stadium.
Ringkasan Fakta & Statistik Kunci:
- Klub Baru: Galatasaray (Liga Super Turki)
- Klub Asal: AC Milan (Serie A Italia)
- Biaya Transfer: 45 Juta Euro (sekitar Rp928,17 Miliar)
- Masa Bakti di Milan: 7 Tahun (Januari 2019 – 2026)
- Catatan Performa Milan: 291 Laga, 80 Gol, 65 Assist
- Raihan Trofi: Juara Serie A Italia (Scudetto 2022), Juara Supercoppa Italia (2025)
- Sumber Kutipan: Sky Italia


