Bintang seni bela diri campuran asal Dagestan, Umar Nurmagomedov, menelan pil pahit usai tersungkur KO di tangan Song Yadong dalam gelaran UFC Shanghai pada Sabtu (29/8). Kendati demikian, sorotan publik tidak lantas melunturkan keyakinan sesama petarung elite dunia terhadap masa depan cerah sang jagoan kelas bantam.
Mantan juara kelas menengah UFC, Khamzat Chimaev, secara terbuka menyuarakan dukungan moral agar kompatriotnya tersebut tidak larut dalam kekecewaan. Pasalnya, petarung berjuluk Borz itu menilai kekalahan telak di dalam arena oktagon merupakan dinamika lumrah bagi setiap gladiator bela diri campuran.
Selain itu, sosok Umar Nurmagomedov yang menyandang status sebagai sepupu Khabib Nurmagomedov memiliki reputasi gemilang sedari belia. Oleh karena itu, mental baja Si Elang Muda diyakini bakal segera teruji untuk kembali menembus jalur persaingan sabuk emas.
Keyakinan Chimaev Terhadap Ketangguhan Mental Umar
Chimaev memandang hasil minor yang menimpa rekannya di UFC Shanghai sebagai batu loncatan berharga untuk mematangkan strategi bertarung. Selanjutnya, jagoan tangguh tersebut menegaskan bahwa jam terbang tinggi sedari kecil menjadi modal berharga bagi sang kompatriot.
“Sayangnya, Umar kalah pada pertarungan tersebut. Dia adalah petarung dengan segudang pengalaman sebab dia sudah melakukan ini semua sejak masih kanak-kanak,” ujarnya dilansir dari Championat.
Sementara itu, Chimaev juga merefleksikan bahaya nyata pukulan lawan yang sewaktu-waktu bisa menimpa siapa saja tanpa pandang bulu di panggung UFC. Alhasil, jagoan berdarah Chechnya tersebut terus memompa kekuatan fisiknya lewat repetisi latihan tendangan kaki tanpa henti di sasana.
“Saya melatih tendangan kaki di sasana setiap hari, jadi mengapa kita tidak menggunakannya di pertarungan? Semua hal memang bisa terjadi dalam pertarungan,” pungkas Chimaev menegaskan realitas duel oktagon.
Respons Pantang Menyerah dari Umar Nurmagomedov
Kekalahan mengenaskan lewat pukulan keras Song Yadong sejatinya menandai rekor kekalahan kedua bagi Umar setelah sebelumnya sempat takluk di tangan Merab Dvalishvili. Namun, Si Elang Muda menolak terpuruk dan memperlihatkan tekad membara untuk segera mereparasi performanya di panggung tarung bebas.
“Semua tidak akan berakhir sampai saya menang!” ucapnya dengan ketegasan membara.
Jalan Terjal Duo Jagoan Menuju Puncak Takhta
Di sisi lain, Chimaev sendiri saat ini tengah menghadapi masa krusial usai kehilangan sabuk juara kelas menengah UFC miliknya pada bulan Mei kemarin. Oleh sebab itu, sang gladiator wajib meniti kembali anak tangga kemenangan guna mengamankan duel perebutan gelar idaman berikutnya.
Kendati sama-sama terlempar dari tren positif, kedua petarung Rusia ini menolak lempar handuk di tengah jalan. Pasalnya, kedisiplinan tinggi serta ketahanan mental di sasana bakal menjadi penentu utama langkah kebangkitan mereka berdua.
Catatan Penting Duel UFC Shanghai:
- Hasil Pertarungan: Umar Nurmagomedov kalah KO dari Song Yadong lewat kombinasi pukulan keras pada UFC Shanghai (29/8).
- Catatan Rekor Umar Nurmagomedov: Menelan kekalahan kedua sepanjang karier profesionalnya usai sebelumnya takluk dari Merab Dvalishvili.
- Situasi Khamzat Chimaev: Kehilangan sabuk juara kelas menengah UFC pada Mei lalu dan tengah berjuang kembali ke laga perebutan takhta.


