Bintang tenis putri kebanggaan Indonesia mematangkan persiapan Aldila Sutjiadi jelang tampil habis-habisan pada ajang bergengsi Asian Games 2026. Atlet spesialis ganda berusia 31 tahun tersebut memilih fokus penuh membela Merah Putih pada nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.
Sebelum terbang menuju panggung akbar di Jepang, sang petenis andalan lebih dahulu melakoni pemanasan kompetitif pada turnamen WTA 500 Singapura. Pasalnya, kejuaraan level elite tersebut menjadi tolok ukur krusial untuk mengasah ketajaman pukulan serta menjaga ritme bertanding di lapangan keras.
Saat ini Aldila terus menggenjot porsi latihan intensif di Jakarta sebelum bertolak ke Negeri Singa pada Sabtu (19/9) pagi. Oleh karena itu, sisa waktu yang tersedia ia manfaatkan sebaik mungkin guna mematangkan koordinasi fisik dan strategi bermain.
Mantan penghuni peringkat 26 dunia ganda putri WTA ini menegaskan kesiapannya menyongsong dua agenda besar secara beruntun. Selain itu, ia membeberkan jadwal padat yang wajib ia lewati sepanjang bulan ini demi mengharumkan nama bangsa.
“Aku sudah di Jakarta, dan sedang berlatih persiapan WTA di Singapura. Aku akan berangkat hari Sabtu pagi besok, dan bertanding di Singapura dulu sebelum di Asian Games,” kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan.
Reuni Emas di Nomor Ganda Campuran Bersama Christo
Keputusan hanya turun di nomor ganda campuran lahir lantaran kompatriotnya, Priska Madelyn Nugroho, absen membela kontingen Indonesia di Asian Games. Sementara itu, Aldila langsung mengalihkan konsentrasi penuh untuk merekatkan kembali chemistry emas bersama Christopher Rungkat.
Sosok Christopher Rungkat memegang peran ganda yang sangat vital karena bertindak sebagai rekan duet sekaligus pelatih pribadinya. Di sisi lain, komunikasi intensif di dalam maupun luar lapangan menjadi modal berharga bagi pasangan senior ini untuk kembali menguasai podium tertinggi.
Duet maut Aldila dan Christo terbukti memiliki rekam jejak legendaris dengan torehan medali emas pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Selanjutnya, dominasi mereka berlanjut lewat raihan trigelar emas SEA Games edisi 2019, 2021, dan 2023 sebelum menyabet perunggu pada SEA Games 2025 Thailand.
Modal Apik US Open Mantapkan Persiapan Aldila Sutjiadi
Petenis kelahiran Jakarta ini datang ke Singapura dengan kepercayaan diri membumbung tinggi usai menorehkan prestasi apik di turnamen Grand Slam US Open 2026. Selain itu, kolaborasinya bersama petenis Selandia Baru Erin Routliffe sukses menembus babak perempat final turnamen bergengsi tersebut.
Langkah impresif pasangan gado-gado ini baru terhenti setelah menghadapi duel sengit melawan wakil tuan rumah Ashlyn Krueger dan Robin Montgomery. Kendati demikian, pencapaian menembus delapan besar turnamen mayor memberi suntikan moral berharga bagi Aldila untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Misi Pertahankan Tradisi Medali di Panggung Asia
Persaingan nomor ganda campuran Asian Games 2026 dipastikan bakal menyajikan ujian berat dari deretan pasangan tangguh asal Tiongkok, Jepang, dan India. Namun, pengalaman segudang yang dimiliki pasangan Merah Putih ini diyakini mampu meredam gempuran para rival tangguh Asia.
Pencinta tenis Tanah Air kini menaruh harapan besar agar performa impresif di Singapura menjadi loncatan mulus menuju panggung juara di Negeri Sakura. Alhasil, seluruh rangkaian persiapan Aldila Sutjiadi menjanjikan sajian aksi heroik demi mempertahankan tradisi medali emas bagi Indonesia.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Agenda Terdekat: Tampil di turnamen WTA 500 Singapura (berpasangan dengan Erin Routliffe) mulai Sabtu (19/9) sebelum bertolak ke Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
- Fokus Nomor Tanding: Hanya turun di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat pada Asian Games 2026 menyusul absennya Priska Madelyn Nugroho.
- Pencapaian Terakhir: Berhasil menembus babak perempat final Grand Slam US Open 2026 sektor ganda putri bersama Erin Routliffe.
- Rekor Emas Duet Aldila/Christo: Meraih medali emas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, emas SEA Games tiga edisi beruntun (2019, 2021, 2023), serta medali perunggu SEA Games 2025 Thailand.


