Kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengungkapkan kekagumannya saat Zinedine Zidane menjadi pelatih timnas Prancis untuk pertama kalinya. Momen itu terjadi menjelang laga UEFA Nations League.
Penyerang andalan Real Madrid tersebut bahkan menyamakan pengalaman bersama sang idola masa kecil dengan adegan film layar lebar. Kolaborasi akbar ini menandai kembalinya sang juru taktik berkepala plontos ke bangku kepelatihan. Zidane sempat vakum dari dunia sepak bola selama lima tahun.
Reuni emosional kedua figur ikonik sepak bola modern tersebut langsung menyedot perhatian penggemar Les Bleus. Antusiasme itu muncul di berbagai penjuru dunia.
Bintang berusia 25 tahun tersebut membeberkan peran penting sang pelatih dalam membentuk mentalitas juaranya sejak usia dini. Oleh karena itu, sang kapten merasa takdir mempertemukan mereka kembali di level tertinggi sepak bola internasional.
Mbappe juga mengenang momen tak terlupakan bersama sang maestro lapangan hijau. Saat itu, Zidane menjemputnya secara langsung untuk mengunjungi markas latihan Los Blancos belasan tahun silam.
Kebaikan sang legenda pada masa remajanya tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Mbappe hingga kini.
Nostalgia Masa Remaja dan Peran Zidane di Timnas Prancis
Penyerang berpostur 178 sentimeter itu membagikan kisah masa lalunya saat menjalani wawancara bersama media terkemuka Spanyol, AS. Di sisi lain, sang bomber menegaskan kehormatan besar bagi skuad Prancis. Kini, tim tersebut mendapat arahan dari sosok berpengaruh dalam sejarah sepak bola mereka.
“Dia adalah orang pertama yang menjemput saya dan membawa saya ke Real Madrid, ke kompleks latihan. Saya berusia 13 atau 14 tahun. Itu sudah lama sekali. Sekarang dia menjadi pelatih tim nasional saya. Ini seperti sesuatu yang ada di film, tetapi dia berada di level tertinggi,” ujar Mbappe.
Hubungan harmonis yang terbangun sejak satu dekade lalu dapat membantu adaptasi taktik sang juru formasi baru. Alhasil, para penggawa Les Bleus menyambut era baru ini dengan optimisme tinggi. Mereka kini bersiap menghadapi duel krusial di panggung Eropa.
Akhir Era Deschamps Menuju Babak Baru Les Bleus
Kehadiran arsitek baru peraih tiga trofi Liga Champions beruntun ini sekaligus mengakhiri pengabdian panjang Didier Deschamps selama 14 tahun. Namun, seluruh penggawa timnas Prancis harus keluar dari zona nyaman. Mereka perlu menyesuaikan diri dengan filosofi permainan yang berbeda.
BACA JUGA:Â Bukan Sekadar Angka, Pahami Arti Nomor Punggung Sepak Bola Modern
Mbappe menyadari bahwa masa transisi kepelatihan menuntut kedewasaan penuh dari seluruh rekan setimnya. Mereka sebelumnya terbiasa dengan skema yang diterapkan Deschamps. Sementara itu, sang penyerang bernomor punggung 10 tetap meyakini proses adaptasi skuad akan berjalan mulus.
“Ini adalah fase baru dengan pelatih baru. Ini akan menjadi pengalaman baru bagi semua orang karena kami hanya pernah bersama Deschamps. Ini akan menjadi perubahan bagi kami, tetapi saya pikir semuanya akan berjalan dengan sangat baik,” kata Mbappe.
Ujian Perdana Menghadapi Turki di Ajang UEFA Nations League
Ujian perdana sang pelatih legendaris hadir saat Prancis menghadapi Turki pada laga pembuka UEFA Nations League hari Jumat. Selanjutnya, Les Bleus akan menghadapi dua tim raksasa Eropa lainnya. Mereka adalah Belgia dan Italia.
Publik sepak bola dunia kini menanti racikan sang maestro. Mereka berharap Prancis kembali merajai persaingan elite dunia. Oleh karena itu, laga perdana di turnamen ini menjadi perhatian utama. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi sang juru taktik untuk menunjukkan kualitasnya.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Debut Resmi Zidane: Laga kontra Turki pada lanjutan fase grup UEFA Nations League hari Jumat menjadi pertandingan resmi perdana Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala timnas Prancis.
- Akhir Rezim 14 Tahun: Penunjukan Zidane resmi mengakhiri era kepemimpinan Didier Deschamps yang telah menukangi Les Bleus selama 14 tahun (2012–2026).
- Nostalgia 12 Tahun: Pertemuan Mbappe dan Zidane pertama kali terjadi saat Mbappe masih berusia 13–14 tahun ketika Zidane mengundangnya berkunjung ke markas latihan Real Madrid.
- Jadwal Beruntun Les Bleus: Prancis dijadwalkan menghadapi tiga lawan tangguh berturut-turut di Nations League, diawali duel kontra Turki, disusul bentrok melawan Belgia dan Italia.


