Gelandang muda Franco Mastantuono mengungkap kesedihan mendalam skuad Albiceleste menjelang laga perpisahan Lionel Messi pada jeda internasional mendatang. Bintang belia Serie A berusia 19 tahun tersebut menilai kepergian sang megabintang bakal meninggalkan lubang besar yang sangat sulit tergantikan di tubuh tim nasional.
Pasalnya, tim nasional Argentina kini bersiap menghadapi kenyataan pahit kehilangan kapten legendaris yang telah mempersembahkan trofi Piala Dunia bergengsi. Sosok peraih delapan trofi Ballon d’Or tersebut segera mengenakan seragam biru-putih kebanggaan publik negaranya untuk terakhir kali.
Mastantuono sendiri memikul ekspektasi tinggi publik sepak bola Amerika Selatan sebagai kandidat kuat penerus nomor punggung sepuluh. Oleh karena itu, sang pemain berbakat mengakui perubahan transisi kepemimpinan ini menghadirkan beban emosional yang sangat berat bagi generasi penerus.
“Sangat sulit. Setelah Leo, semuanya akan menjadi sangat berat bagi kami karena dia adalah idola kami, bukan hanya dalam sepak bola. Saya pikir dia adalah idola bagi seluruh negeri, dan situasi tanpa dirinya akan sangat menyedihkan, tetapi kami harus tetap melangkah demi Argentina dan juga demi dirinya,” ujar Mastantuono kepada para jurnalis.
Skema Spesial di Balik Laga Perpisahan Lionel Messi
Federasi Sepak Bola Argentina merancang agenda jeda internasional secara khusus demi memberikan panggung penghormatan termegah bagi sang kapten legendaris. Sementara itu, rangkaian pertandingan persahabatan tersebut bakal bermula saat Argentina menjamu Bolivia di Stadion Mario Alberto Kempes di Cordoba.
Skuad Albiceleste kemudian bertolak menuju Buenos Aires guna melakoni dua pertandingan krusial berikutnya di Stadion Monumental. Namun, sang maestro lapangan hijau bakal melewatkan laga pembuka kontra Bolivia serta duel kedua melawan Burkina Faso demi menjaga kebugaran fisik.
Penyerang gaek berjuluk La Pulga tersebut baru akan merumput pada partai pamungkas menghadapi perlawanan Benin di hadapan publik sendiri. Alhasil, duel pemungkas kontra Benin tersebut resmi menjadi seremoni perpisahan emosional sang ikon hidup dari panggung internasional.
Ketidakpastian Masa Depan Lionel Scaloni
Di sisi lain, masa depan Lionel Scaloni di kursi kepelatihan tim nasional justru mengundang tanda tanya besar jelang momen perpisahan sang kapten. Sang juru taktik kini memasuki masa-masa akhir kontrak kerjanya tanpa adanya kejelasan terkait kesepakatan perpanjangan masa bakti dari federasi.
Para pemain muda memilih bersikap tenang serta enggan larut dalam spekulasi liar mengenai nasib pelatih yang telah mempersembahkan tiga trofi mayor tersebut. Selain itu, playmaker muda Como bernama Nico Paz secara terbuka menyuarakan dukungan moral agar sang pelatih kepala tetap bertahan memimpin tim.
“Bagi saya, dia adalah salah satu pelatih paling penting, sosok yang memberikan saya kesempatan debut, dan saya sangat berharap dia terus melanjutkan pekerjaannya,” tutur Paz penuh harap.
Warisan Abadi Sang Ikon untuk Generasi Muda
Kesempatan berbagi lapangan hijau untuk terakhir kalinya bersama sang megabintang menjadi kebanggaan tak ternilai bagi para pesepak bola muda Argentina. Selanjutnya, pilar-pilar belia Albiceleste bertekad menyerap sebanyak mungkin ilmu serta kepemimpinan sang legenda sebelum tirai karier internasionalnya tertutup rapat.
Kendati demikian, atmosfer haru jelang laga perpisahan Lionel Messi justru memantik bara semangat skuad Argentina untuk mempersembahkan kemenangan manis sebagai kado perpisahan. Suporter di seluruh penjuru dunia kini menantikan momen bersejarah saat sang kapten menyudahi pengabdian panjangnya bagi sepak bola Negeri Tango.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Rangkaian Agenda Uji Coba: Argentina vs Bolivia (Stadion Mario Alberto Kempes, Cordoba), Argentina vs Burkina Faso (Stadion Monumental, Buenos Aires), dan Argentina vs Benin (Stadion Monumental, Buenos Aires).
- Keputusan Taktis Sang Kapten: Lionel Messi absen pada laga pertama kontra Bolivia dan laga kedua melawan Burkina Faso demi menjaga kondisi kebugaran fisik.
- Panggung Pamungkas Resmi: Laga penutup melawan Benin di Stadion Monumental diplot sebagai upacara perpisahan resmi Lionel Messi dari panggung sepak bola internasional.
- Status Kontrak Pelatih: Lionel Scaloni belum menandatangani perpanjangan kontrak kerja bersama Federasi Sepak Bola Argentina usai mempersembahkan tiga gelar prestisius termasuk Piala Dunia.


