Petinju tangguh asal Afrika Selatan Ricardo Malajika juara dunia WBC kelas super terbang setelah membungkam wakil tuan rumah Tomoya Tsuboi di Toyota Arena Tokyo, Jepang, Minggu (26/9). Kemenangan krusial lewat keputusan terpisah ini memastikan sabuk bergengsi seberat 52,1 kilogram yang sebelumnya lowong resmi berpindah tangan.
Dua juri memberikan keunggulan angka 115-113 untuk petarung tim tamu usai melewati pertarungan sengit sepanjang 12 ronde. Sementara itu, satu juri lainnya memenangkan sang jagoan Negeri Sakura dengan perolehan skor 116-112.
Hasil manis ini mempertajam rekor bertarung sang jawara Afrika menjadi 18 kemenangan dengan 12 kemenangan KO dan hanya menelan dua kekalahan. Pasalnya, sang gladiator sukses merebut sabuk impian tersebut tepat di hadapan ribuan pendukung fanatik lawan.
Sebelum bentrokan akbar ini tersaji, petarung tangguh tersebut menempati peringkat kedua penantang gelar dunia di badan tinju WBC. Oleh karena itu, keberhasilan ini langsung melesatkan reputasinya ke jajaran petinju elit kelas super terbang global.
Duel Panas Ricardo Malajika Juara Dunia WBC di Tokyo
Kedua petinju langsung menyajikan aksi saling bertukar pukulan kombinasi tanpa kompromi sejak ronde pembuka bergulir. Selain itu, tensi pertarungan kian memuncak saat petarung tuan rumah mengandalkan kelincahan manuver serta kecepatan gerak kaki.
Petinju tuan rumah terus mencoba menjaga jarak aman sembari melepaskan pukulan jab tajam untuk memecah pertahanan lawan. Namun, petarung berpaspor Afrika Selatan tersebut merespons dengan strategi menekan secara agresif lewat variasi pukulan bodi bertenaga.
Ketangguhan Mental Sepanjang 12 Ronde Penuh
Ritme pertarungan tetap berlangsung intensif tanpa satu pun petarung yang goyah hingga menyentuh kanvas ring. Alhasil, kedua petarung harus menuntaskan seluruh 12 ronde penuh keringat tanpa adanya putusan knockout (KO) dari wasit.
Ketegangan menyelimuti seisi arena pertarungan saat pembawa acara membacakan hasil penilaian akhir dari meja juri. Di sisi lain, kubu tim tamu langsung meluapkan kegembiraan luar biasa begitu wasit mengangkat tangan sang penantang nomor dua.
Mimpi Sejarah Tsuboi yang Kandas di Kandang
Kekalahan pahit di depan publik sendiri ini langsung merusak ambisi petinju nomor satu WBC tersebut untuk mengukir sejarah instan. Pasalnya, petarung asal Jepang itu semula bertekad merebut sabuk juara dunia perdana pada fase awal karier profesionalnya.
Hasil minor ini sekaligus menandai kekalahan perdana bagi jagoan Negeri Matahari Terbit tersebut di panggung tinju bayaran. Selanjutnya, catatan rekor profesional sang atlet kini terkoreksi menjadi tiga kemenangan, satu kekalahan, dan satu laga tanpa hasil.
BACA JUGA:Â Hasil Tinju Isaac Cruz Menggila, Pukul KO Bravo di Ronde Enam
Keberhasilan spektakuler Ricardo Malajika juara dunia WBC membawa angin segar bagi kebangkitan kancah olahraga tinju benua Afrika. Sang penguasa baru divisi 52,1 kilogram ini kini bersiap menanti penantang wajib berikutnya dalam laga pertahanan gelar perdana.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Hasil Akhir: Ricardo Malajika menang split decision (115-113, 115-113, 112-116) atas Tomoya Tsuboi.
- Gelar yang Diperebutkan: Sabuk Juara Dunia WBC Kelas Super Terbang (52,1 kg / 115 lbs) yang berstatus lowong.
- Lokasi & Waktu Laga: Toyota Arena Tokyo, Jepang, Minggu (26/9).
- Durasi Pertarungan: 12 Ronde penuh tanpa knockout (KO) maupun intervensi wasit.
- Rekor Ricardo Malajika: 18 kemenangan (12 KO) dan 2 kekalahan.
- Rekor Tomoya Tsuboi: 3 kemenangan (2 KO), 1 kekalahan, dan 1 no contest.


