Marc Marquez mendadak membuat gebrakan besar saat menanggapi dinamika perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Pasalnya, pembalap Ducati asal Cervera tersebut menegaskan bahwa perburuan titel 2026 belum mengerucut pada persaingan dua rider saja.
Rider Spanyol berusia 33 tahun itu kini menempel ketat Jorge Martin usai memetik kemenangan penting pada seri MotoGP Jepang. Alhasil, The Baby Alien tetap bersikap tenang karena menyadari masih ada enam balapan tersisa yang sanggup mengubah peta persaingan.
“Tidak, sama sekali tidak, karena masih ada enam balapan tersisa, jadi masih banyak waktu,” kata Marquez mengutip Motosan.
Kekasih Gemma Pinto ini menilai setiap trek balap selalu menyajikan rintangan teknis yang sangat dinamis. Oleh karena itu, sang pemilik nomor motor 93 menolak anggapan bahwa selisih dua poin sudah memastikan pemenang kejuaraan dunia.
Fokus Konsistensi Menuju Gelar Juara Dunia MotoGP
Kakak Alex Marquez tersebut memilih mempertahankan pendekatan matang demi menjaga kestabilan performanya di atas sirkuit. Selain itu, ia merasa laju Desmosedici tunggangannya semakin solid dan konsisten sejak menuai hasil positif di Aragon.
“Masih ada banyak balapan, banyak situasi dan sirkuit yang berbeda, serta kondisi yang berbeda,” ujar pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.
“Kami akan selalu berusaha untuk konsisten, dan kami sudah berhasil melakukannya sejak Aragon,” tutur kakak Alex Marquez.
“Untuk sekarang, kami akan menikmati pekan ini dan pekan depan sedikit lebih banyak,” katanya.
Kutukan dan Optimisme di Sirkuit Mandalika
Ujian sesungguhnya menanti pembalap Ducati asal Cervera saat rombongan pembalap mendarat di Sirkuit Mandalika pada pekan depan. Pasalnya, sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut menyimpan rekor kurang bersahabat sepanjang sejarah kariernya.
Pembalap kelahiran 1993 tersebut mengakui catatan minornya karena belum pernah menyentuh garis finis pada sesi balapan utama di Mandalika. Namun, rider andalan Ducati ini mengusung rasa percaya diri tinggi untuk mematahkan nasib buruk tersebut pada musim ini.
“Saya belum pernah finis di sana, kan? Namun, tahun ini akan berbeda,” kata Marquez.
Prioritas Balapan dan Kontroversi Marc Palsu
Sorotan tajam kepada juara dunia delapan kali ini juga sempat mencuat seusai kemunculan sosok “Marc palsu” di balapan gokart Jepang. Sementara itu, dirinya sengaja melewatkan agenda pertunjukan promosi demi mencurahkan perhatian penuh pada pemulihan fisik.
“Memang ada batasnya, saya memahami unsur pertunjukannya, tetapi kami berada di sini untuk memperebutkan kejuaraan, bukan untuk bermain-main dengan gokart dan berkendara seperti itu,” jelas Marquez.
“Saat pemanasan, saya mengatakan bahwa saya perlu menggunakan es, lalu salah satu orang berkata, ‘Akan keren jika pemeran pengganti keluar,’ dan saya menjawab, ‘Saya yakin kalian tidak akan melakukannya,’ lalu dia berkata, ‘Pegang minuman saya,'” tuturnya.
BACA JUGA:Marc Marquez di MotoGP Jepang Makin Panas, Rival Muda Mulai Mengancam
Keputusan protektif tersebut rupanya sempat memicu teguran dari pihak penyelenggara karena sang bintang utama urung tampil. Di sisi lain, pembalap senior Spanyol ini menegaskan pentingnya bersikap rasional demi menjaga keselamatan fisik sebelum turun di lintasan resmi.
“Saya tidak bisa melakukannya karena harus memprioritaskan diri sendiri, dan tentu saja saya mendapat teguran, tetapi pada tahap ini Anda harus egois dan menjaga diri sendiri,” terang pembalap kelahiran 1993 tersebut.
“Dengan begitu, saya bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tampil maksimal ketika hal itu benar-benar penting, yaitu saat balapan,” pungkasnya.
Sikap disiplin dan mentalitas baja ini menjadi modal krusial bagi sang pembalap untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini. Oleh karena itu, balapan di Mandalika bakal menjadi panggung pembuktian kapasitasnya dalam mengkudeta puncak klasemen.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Selisih Poin Klasemen: Marc Marquez memangkas margin poin hingga berjarak 2 poin saja di belakang Jorge Martin usai GP Jepang.
- Rekor Mandalika Marc Marquez: Belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama (DNF) sejak debut GP Mandalika.
- Sisa Balapan Musim 2026: Tersisa 6 seri krusial penentu tangga juara dunia.
- Titik Balik Performa: Menjaga tren podium dan kemenangan konsisten sejak seri MotoGP Aragon.



[…] BACA JUGA:Â Cuma Selisih 2 Poin, Marquez Panaskan Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP […]