Duo Leopard Racing Tercecer, Hasil Moto3 Indonesia 2026 Panen Catatan Evaluasi

Date:

Pertarungan sengit kelas ringan kejuaraan dunia balap motor di Sirkuit Mandalika menghadirkan drama pahit bagi skuad papan atas. Pasalnya, catatan hasil Moto3 Indonesia 2026 menempatkan duo andalan Leopard Racing di luar posisi lima besar pada Minggu (11/10/2026).

Adrian Fernandez dan Guido Pini sebenarnya mengawali perlombaan dari posisi grid yang sangat menjanjikan di barisan depan. Selain itu, kedua penunggang Honda NSF250RW tersebut sempat meramaikan persaingan rombongan terdepan pada lap-lap awal lomba.

Fernandez bahkan sukses merangsek ke zona tiga besar bersama pembalap kebanggaan tuan rumah Veda Ega Pratama. Namun, petaka besar menghampiri pembalap asal Spanyol tersebut saat motornya berbenturan keras dengan rider Red Bull KTM Alvaro Carpe.

Benturan Keras Alvaro Carpe Rusak Motor Fernandez

Insiden tabrakan dari arah belakang tersebut seketika merusak komponen buritan motor serta memicu getaran hebat di suspensi depan. Oleh karena itu, adik kandung Raul Fernandez tersebut mengalami kesulitan teknis saat bermanuver menikung dan melakukan pengereman.

“Kami menjalani balapan yang bagus, dan saya cukup puas dengan performa motor. Quiles memang balapan dengan ritme sendiri, tapi saya rasa kami bisa saja tetap menempel grup terdepan hingga akhir. Namun, seorang pembalap lain menabrak saya dari belakang, merusak bagian belakang motor saya, dan saya tidak bisa lagi mengendarai motor dengan nyaman,” ujar Fernandez.

BACA JUGA: Manchester City Bantai Liverpool, Erling Haaland Bungkam Publik Tuan Rumah

Sang pembalap bernomor motor 31 tersebut tetap memaksakan laju kendaraannya hingga garis finis demi mengamankan poin kejuaraan. Sementara itu, ia mengungkapkan rasa penyesalannya kepada seluruh kru mekanik karena kehilangan momentum emas merebut podium.

“Yang terpenting, saya berhasil menyelesaikan balapan, tapi saya merasa kasihan pada tim karena menurut saya hari ini adalah kesempatan bagus untuk kembali naik podium. Kami tidak akan berhenti berusaha!” pungkasnya.

Evaluasi Hasil Moto3 Indonesia 2026 bagi Guido Pini

Nasib kurang beruntung juga menimpa Guido Pini yang berjibaku di rombongan kedua melawan gempuran pembalap tuan rumah. Pasalnya, pemenang Moto3 Amerika tersebut harus menguras fisik ekstra akibat sengatan cuaca terik di pesisir Lombok.

Rider muda Italia itu sempat mempertahankan posisi lima besar sebelum kehilangan daya cengkeram ban pada fase akhir balapan. Alhasil, motornya tergelincir ke area gravel Tikungan 8 pada putaran pemungkas yang memupus peluang finis di barisan depan.

“Itu balapan yang sangat panjang! Kita benar-benar bisa merasakan 20 putaran itu, terutama di cuaca yang panas. Aku memulai balapan dengan sangat baik hari ini dan tetap bersama rombongan terdepan pada bagian awal balapan. Sayang sekali saya melaju ke area rumput pada lap terakhir, tapi saya kehilangan kendali roda depan di Tikungan 8 dan tak bisa berbuat apa-apa untuk menghindarinya,” kata Pini.

Dominasi KTM dan Kebangkitan Veda Ega Pratama

Sirkuit Mandalika kali ini menjadi panggung pesta pora bagi kubu pabrikan KTM yang menyapu bersih posisi lima besar. Di sisi lain, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tampil heroik dengan mengunci posisi keenam sebagai penunggang Honda terbaik.

Fernandez dan Pini pada akhirnya harus puas menempati urutan ketujuh serta kedelapan tepat di belakang rider binaan Astra Honda tersebut. Kendati demikian, skuad Leopard Racing tetap optimistis menatap sisa seri balapan di Phillip Island, Sepang, dan Lusail.

Tim balap asal Luksemburg ini langsung mengalihkan fokus untuk mempertahankan konsistensi performa pada tur Asia-Pasifik mendatang. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh atas hasil Moto3 Indonesia 2026 menjadi modal berharga demi kembali menembus podium juara.

 

Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:

      • Lokasi & Seri: Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok (Moto3 Indonesia 2026).
      • Posisi Start: Adrian Fernandez (P4), Guido Pini (P5).
      • Posisi Finis: Adrian Fernandez (P7), Guido Pini (P8).
      • Sorotan Utama: Veda Ega Pratama finis di posisi ke-6 sebagai pembalap Honda terbaik di tengah dominasi 5 besar rider pabrikan KTM.
Rifat Yusuf
Rifat Yusufhttp://sportsnesia.com
Baca buku adalah hal yang menyenangkan, karena bisa membawa pada imajinasi yang unik, menyukai olahraga dan suka bergaul

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cedera Siku Daniel Marthin, Leo/Daniel Batal Tampil di Denmark Open 2026

Kabar kurang sedap menghampiri skuad bulu tangkis Indonesia jelang...

Liverpool Pincang Lawan LASK, Tiga Pemain Andalan Absen akibat Cedera

Raksasa Premier League tengah menghadapi krisis amunisi jelang melakoni...

Tembus Rekor Dunia, Jersey Michael Jordan Terjual Seharga 14 Juta Dolar

Dunia olahraga internasional kembali gempar oleh transaksi memorabilia bersejarah...

Manchester City Bantai Liverpool, Erling Haaland Bungkam Publik Tuan Rumah

The Citizens membuktikan dominasi mutlak mereka saat bertandang ke...