SportsNesia.com – PBSI melakukan langkah revolusioner dengan merombak komposisi pemain andalan di sektor ganda campuran dan ganda putri. Kebijakan strategis ini bertujuan untuk memperkuat kedalaman skuad Indonesia di kancah internasional.
“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan. Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny Mainaky.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Apriyani Rahayu, kini resmi berpindah haluan ke nomor ganda campuran untuk berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah. Duet baru ini akan menjalani masa uji coba selama enam turnamen internasional demi membangun chemistry yang kuat.
“Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang. Dari sisi pengalaman dan mental bertanding, dia juga sudah terbukti mampu tampil di pertandingan-pertandingan besar,” jelas Rionny.
Rionny Mainaky menilai gaya bermain Dejan yang meledak-ledak di area belakang sangat cocok bersanding dengan kelincahan Apriyani. Tim pelatih sangat optimistis kombinasi serangan duet ini mampu bersaing ketat dengan para pemain elite dunia.
“Dejan mempunyai kualitas smash yang sangat baik dan mampu mengontrol permainan dari area belakang. Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi sehingga diharapkan dapat membentuk pasangan yang solid dan kompetitif,” tambahnya.
Sektor ganda putri juga menyambut tantangan baru melalui keputusan tim pelatih yang memindahkan Ester Nurumi Tri Wardoyo dari nomor tunggal putri. Gadis berusia 20 tahun tersebut kini mendampingi Lanny Tria Mayasari sebagai bagian dari rencana regenerasi pemain nasional.
“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional. Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” kata Karel Mainaky.
Karel Mainaky menjelaskan bahwa karakter agresif yang dimiliki Ester menjadi modal utama untuk meraih kesuksesan di nomor ganda. PBSI bakal memantau ketat progres pasangan Ester dan Lanny selama mereka mengikuti lima ajang internasional mendatang.
“Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan,” ungkapnya.



[…] Baca Juga: PBSI Bongkar Skuad! Apriyani Rahayu ‘Banting Setir’ ke Ganda Campuran, Ester Nurumi Gabung Ganda… […]