SportsNesia.com – PB Jaya Raya memasuki babak baru dalam perjalanan panjangnya menjelang usia ke-50 tahun. Klub bulu tangkis yang telah melahirkan banyak juara dunia dan Olimpiade itu resmi menunjuk legenda tepok bulu Indonesia, Susy Susanti, sebagai Ketua Umum menggantikan Rudy Hartono.
Pergantian kepemimpinan diumumkan dalam acara yang berlangsung di Gedung Jaya, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026). Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 PB Jaya Raya yang mengusung tema Tiada Henti Membangun Generasi Emas.
Baca Juga: Apriyani Rahayu Tinggalkan Ganda Putri, Kini Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah
Rudy Hartono, pemilik delapan gelar All England yang memimpin PB Jaya Raya sejak klub berdiri pada 26 Juli 1976, kini menyerahkan tongkat estafet kepada Susy Susanti. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu dipercaya melanjutkan tradisi prestasi sekaligus membina generasi baru pebulu tangkis Indonesia.
Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Budi Karya Sumadi, menilai pergantian kepemimpinan ini menjadi langkah penting dalam proses regenerasi organisasi. Menurutnya, PB Jaya Raya tidak hanya menghadirkan pemimpin baru, tetapi juga memberi ruang bagi wajah-wajah muda untuk berkembang.
“PB Jaya Raya tahun ini memasuki babak baru, yaitu transisi kepemimpinan baru sekaligus memperkenalkan wajah-wajah muda yang diharapkan menjadi penerus prestasi besar di masa depan,” tutur Budi Karya dalam keterangan tertulis.
Harapan besar juga datang dari Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya, Trisna Muliadi. Ia ingin regenerasi kepengurusan mampu mengembalikan kejayaan PB Jaya Raya sekaligus mengangkat kembali prestasi bulu tangkis Indonesia di panggung dunia.
“Transisi ini merupakan estafet dari pengurus yang dilakukan di PB Jaya Raya. Dari Pak Ci (Ciputra), kami sangat berharap regenerasi ini, didukung kedisiplinan, akan bisa mengangkat kembali olahraga bulu tangkis Jaya Raya dan Indonesia masuk ke level dunia,” ujar Trisna Muliadi.
“Saya berterima kasih kepada Rudy Hartono dan Imelda Wigoeno atas dedikasi dan kesabaran yang luar biasa dalam membina pemain Jaya Raya selama ini sehingga mampu berprestasi luar biasa,” lanjutnya.
Selain pergantian Ketua Umum, posisi Ketua Harian PB Jaya Raya juga mengalami perubahan. Imelda Wigoeno, yang mengemban jabatan tersebut sejak 2014, kini digantikan oleh Rosiana Tendean dalam susunan kepengurusan baru.
Trisna optimistis pengalaman Susy Susanti dan Rosiana Tendean sebagai mantan atlet elite akan menjadi modal penting untuk mencetak prestasi berikutnya. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan atlet-atlet yang sanggup mengembalikan tradisi medali emas Indonesia di ajang Olimpiade.
“Selamat datang kepada Susy Susanti dan Rosiana Tendean yang memiliki reputasi besar untuk ke depan bisa meraih medali emas berikutnya di Olimpiade. Selamat bekerja!” kata Trisna Muliadi.


