Janice Tjen Terhenti di Wimbledon 2026, Torehan Bersejarah Tenis Indonesia Tetap Berlanjut

Date:

SportsNesia.com – Langkah Janice Tjen di Wimbledon 2026 memang harus terhenti pada babak kedua. Namun, petenis putri terbaik Indonesia itu tetap meninggalkan jejak penting setelah mengakhiri penantian panjang Tanah Air memiliki wakil tunggal putri di babak utama turnamen tenis paling bergengsi tersebut.

Janice harus mengakui keunggulan wakil Australia, Daria Kasatkina, dalam duel babak 64 besar yang berlangsung di All England Lawn Tennis Club, Rabu (1/7/2026). Pertandingan berlangsung selama 2 jam 39 menit sebelum Janice menyerah dengan skor 7-6(5), 1-6, 4-6.

Petenis berusia 23 tahun itu tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Permainan yang mengandalkan slice tajam dan ritme reli yang konsisten sempat membuat Kasatkina kesulitan menemukan permainan terbaiknya.

Janice bahkan sempat memimpin 4-1 pada set pertama. Meski Kasatkina mampu menyamakan skor menjadi 4-4, petenis Indonesia itu tetap menunjukkan mental kuat ketika laga memasuki tie-break.

Kasatkina sebenarnya unggul 5-1 pada tie-break set pertama. Akan tetapi, Janice bangkit dengan merebut enam poin beruntun untuk mengamankan set pembuka sekaligus membuka peluang menciptakan kejutan.

Baca Juga: Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Jadi Raja Asia di AVC Men’s Cup 2026

Momentum pertandingan berubah pada set kedua ketika Kasatkina mulai tampil lebih disiplin dari garis belakang lapangan. Petenis yang kini menempati peringkat 65 dunia itu juga mampu menekan Janice lewat servis yang lebih efektif hingga memenangi lima gim terakhir secara beruntun.

Memasuki set penentuan, Kasatkina kembali menjaga konsistensi permainannya. Ia mencuri break pada gim ketiga dan ketujuh untuk terus memimpin hingga menutup pertandingan sekaligus mengamankan tiket ke babak ketiga Wimbledon 2026.

Janice sebenarnya masih memberikan perlawanan sengit pada fase akhir pertandingan. Beberapa peluang break point sempat hadir pada gim kedelapan dan kesepuluh, tetapi Kasatkina mampu mempertahankan servisnya dengan tenang.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Janice tetap mencatatkan sejarah bagi tenis Indonesia. Petenis yang kini menempati peringkat 43 WTA itu menjadi wakil tunggal putri Indonesia pertama di babak utama Wimbledon setelah penantian selama 22 tahun sejak Angelique Widjaja tampil pada edisi 2004.

Sebelum tersingkir, Janice juga sempat mencuri perhatian dengan menumbangkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, 6-1, 7-6(3) pada babak pertama. Sementara itu, kemenangan atas Janice mengantarkan Daria Kasatkina menghadapi unggulan ke-14 asal Jepang, Naomi Osaka, pada babak ketiga Wimbledon 2026.

Sahal Fadhli
Sahal Fadhlihttp://sportsnesia
Lulusan Iisip Jakarta jurusan jurnalistik, hobi nonton anime dan paling senang main bulutangkis, ramah dan tidak sombong

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gianni Infantino Batalkan Rencana Penjualan Hak Komersial Piala Dunia

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi membatalkan proyek kontroversial...

Persib Bandung Juara Grup A Piala Presiden 2026

Persib Bandung sukses mengunci status juara Grup A Piala...

Arema FC Tembus Semifinal Piala Presiden 2026 Usai Bantai DPMM FC

Arema FC sukses mengamankan tiket menuju babak semifinal Piala...

Karim Adeyemi Pasang Target Juara Liga Champions Bersama Barcelona

Penyerang baru Barcelona, Karim Adeyemi, mengusung ambisi besar untuk...