Luvi Febrian Nugraha mencatatkan debut gemilang bersama Timnas voli putra Indonesia pada ajang bergengsi SEA V Cup 2026. Pevoli berusia 22 tahun ini tampil impresif saat membawa skuad Merah Putih menumbangkan Kamboja dengan skor telak 3-0.
Laga pembuka leg kedua tersebut berlangsung meriah di Jakarta International Velodrome pada Rabu malam kemarin. Kehadiran Luvi memberikan warna baru bagi lini serang Indonesia yang sedang mengincar takhta tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
“Alhamdulillah senang sekali baru pertama debut di Tim nasional Indonesia dan berhasil memenangkan pertandingan,” kata Luvi dalam wawancara pasca-laga.
Pelatih Reidel Toiran menurunkan pemain berbakat asal Garut ini untuk menggantikan posisi strategis milik Boy Arnez Arabi. Keputusan tersebut terbukti sangat jitu karena Luvi langsung mampu meredam perlawanan sengit tim tamu pada set pertama.
Luvi sukses menyumbangkan total 12 poin penting yang terdiri dari 10 serangan mematikan, satu blok, dan satu ace servis. Kontribusi nyata ini membuktikan bahwa dirinya layak mengenakan jersi tim nasional meskipun memikul beban berat sebagai pengganti pemain terbaik Proliga.
Baca Juga: Megawati Hangestri Beri Dukungan Spesial untuk Timnas Voli Putri di Korea
Pengalaman selama tiga musim berkarier di Liga Voli Kamboja menjadi senjata rahasia bagi atlet bertalenta tersebut. Ia sudah sangat familiar dengan gaya bermain lawan karena pernah membela klub Bodyguard Headquarter hingga merengkuh gelar juara di sana.
“Ibaratnya sudah 3 tahun di sana, sudah tahu karakter pemainnya dari serangan dan bertahan. Dari tahun pertama sampai ketiga (Kamboja) sangat berkembang, kalau dibandingkan dengan Liga Voli di Indonesia memang masih jauh, tetapi makin ke sini makin berkembang,” tambah Luvi.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Farhan Halim dan kawan-kawan memuncaki klasemen sementara Pool A dengan koleksi tiga poin sempurna. Indonesia kini mengantongi modal kepercayaan diri yang sangat tinggi sebelum menghadapi tantangan dari Filipina di laga berikutnya.
Pertarungan set pertama sempat berjalan sangat menegangkan karena Kamboja berkali-kali mendapatkan kesempatan set point yang berbahaya. Ketenangan Luvi dalam mengeksekusi bola-bola sulit menjadi kunci keberhasilan Indonesia membalikkan keadaan secara dramatis melalui skor 26-24.
Publik voli tanah air kini menaruh harapan besar pada pundak pemain muda berbakat ini agar terus tampil konsisten di arena. Skuad Garuda akan menghadapi ujian selanjutnya pada Jumat malam saat mereka menjamu timnas Filipina di hadapan pendukung sendiri.


