Sektor ganda putra Pelatnas Cipayung mengukir prestasi spektakuler dengan menyapu bersih gelar juara BWF World Tour 2026 selama tiga pekan beruntun. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengawali tren positif ini lewat raihan mahkota juara Japan Open 2026 Super 750.
Ganda putra peringkat dua dunia tersebut menumbangkan ganda nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dua gim langsung 21-19, 21-17. Selanjutnya, performa impresif Fajar/Fikri berlanjut manis saat berlaga di panggung bergengsi China Open 2026 Super 1000.
Fajar yang kini berusia 30 tahun bersama Fikri kembali meredam perlawanan ketat Kim/Seo melalui pertarungan rubber game 16-21, 21-19, 21-19. Kemenangan beruntun ini menegaskan dominasi armada ganda putra Indonesia di kancah bulu tangkis internasional.
Kebangkitan Leo/Daniel di Taipei Open 2026
Tongkat estafet kejayaan ganda putra Indonesia diteruskan oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ajang Taipei Open 2026 Super 300. Leo/Daniel mengamankan podium tertinggi usai menaklukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, lewat skor ketat 23-21, 21-19.
Gelar tersebut menjadi trofi kedua bagi Leo/Daniel semenjak manajemen pelatnas kembali memasangkan mereka pada pertengahan Mei 2026 lalu. Sebelumnya, pasangan berjuluk The Babies ini lebih dulu merengkuh trofi juara Thailand Open 2026 Super 500 usai membekuk wakil India.
Rekor Istimewa Leo Rolly Carnando
Catatan manis ini menempatkan Leo Rolly Carnando sebagai satu-satunya ganda putra pelatnas yang sukses mengoleksi tiga gelar juara musim ini. Pasalnya, pemuda berusia 25 tahun itu sempat menjuarai Thailand Masters 2026 Super 300 saat masih berduet bersama Bagas Maulana.
Keberhasilan merata ini membuat Pelatnas Cipayung kini sudah mengantongi total lima gelar BWF World Tour sepanjang musim 2026. Koleksi trofi Indonesia bahkan tersebar lengkap di seluruh tingkatan kompetisi, mulai dari level Super 300 hingga Super 1000.
Kontras Nasib Sektor Ganda Putra Malaysia
Pencapaian gemilang skuad Merah Putih ini berbanding terbalik dengan nasib tim ganda putra pelatnas Malaysia yang masih puasa gelar. Bahkan, raihan terbaik pasangan utama Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, baru sebatas finis sebagai runner-up turnamen.
Aaron Chia yang berganti pasangan dengan Aaron Tai kembali menelan kekalahan di partai final Taipei Open 2026. Sementara itu, dua gelar ganda putra bagi Malaysia justru disumbangkan oleh pasangan profesional non-pelatnas, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Para pencinta bulu tangkis nasional kini menantikan kelanjutan tren juara ganda putra Indonesia pada kejuaraan mendatang. Konsistensi performa para atlet Cipayung diprediksi bakal menjaga tradisi emas bulu tangkis Indonesia di kancah dunia.


