Perenang putri andalan klub URPA ITB Masters sukses mengukir sejarah akbar saat dirinya pecahkan rekor dunia renang master di Jakarta. Prestasi luar biasa tersebut diraih pada ajang bergengsi 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Senayan.
Turun di nomor 50 meter gaya dada putri kelompok usia 45-49 tahun, atlet tangguh asal Hong Kong itu mencatatkan waktu 32,20 detik di lintasan pendek 25 meter. Torehan fantastis tersebut sukses mengamankan medali emas sekaligus meruntuhkan rekor lama yang bertahan bertahun-tahun.
Pasalnya, catatan waktu kilat tersebut sukses menumbangkan rekor dunia sebelumnya milik perenang Amerika Serikat, Glenn Katie, yang menorehkan 32,59 detik sejak November 2023. Kemenangan ini sontak mengundang decak kagum ribuan penonton yang memadati arena akuatik termegah di Indonesia tersebut.
Dominasi Kecepatan di Kolam Senayan
Atlet putri kelahiran Hong Kong ini langsung melesat kencang sejak bel start berbunyi dengan teknik kayuhan tangan yang sangat bertenaga. Ia mendominasi perlombaan tanpa terkejar oleh para perenang rival di lintasan kiri maupun kanannya hingga menyentuh dinding finis.
Kendati berhasil melampaui rekor global, sang perenang master tetap menunjukkan sikap rendah hati atas pencapaian sensasional yang baru saja diraihnya. Ia menilai adaptasi cepat terhadap fasilitas kolam renang berstandar internasional di Jakarta menjadi kunci utama keberhasilannya memetik medali emas.
“Sebenarnya catatan waktu renang itu bukan personal best time saya, walaupun mendekati. Tetapi saya tetap senang dengan hasilnya. Kolam stadion akuatik juga sangat luar biasa,” kata Shauna usai perlombaan.
Oleh karena itu, torehan waktu emas ini menjadi bukti nyata konsistensi ketahanan fisiknya di level persaingan kelompok umur internasional. Pencapaian ini kian istimewa lantaran diraih pada momen lawatan perdananya menginjakkan kaki di tanah air.
Menanti Pengesahan Resmi Badan Dunia
Sementara itu, status catatan waktu bersejarah tersebut saat ini tengah menjalani tahapan validasi administratif oleh otoritas renang internasional. Seluruh dokumentasi pertandingan di Senayan akan dikirimkan secara berjenjang guna memastikan keabsahan rekor baru tersebut di level global.
“Memang untuk diakui sebagai rekor dunia harus melalui beberapa tahap pelaporan ke Akuatik Dunia (World Aquatics), dan sekarang semuanya sedang berproses,” ujar srikandi klub renang URPA ITB Masters tersebut.
BACA JUGA:Â Lepas Kacamata Pelindung, Anthony Davis Siap Debut Bersama Washington Wizards
Selain itu, sang juara tidak ragu melayangkan pujian setinggi langit terhadap atmosfer semarak dari para pendukung olahraga akuatik di Jakarta. Keramahan penonton lokal membuatnya berjanji untuk kembali bertanding jika Indonesia kembali menggelar turnamen renang master di masa mendatang.
“Ini kali pertama saya ke Jakarta dan atmosfer perlombaannya begitu luar biasa. Saya pasti akan kembali ke Indonesia jika ada event renang master lagi di sini,” ucapnya menambahkan.
Sejarah Baru Akuatik Indonesia
Di sisi lain, Pengurus Besar Akuatik Indonesia mengaku sangat bangga atas keberhasilan arena Senayan menjadi saksi bisu terciptanya sejarah olahraga dunia. Petinggi federasi nasional menyebutkan bahwa tingginya tensi kompetisi sejak hari pertama turnamen memang sudah memperlihatkan potensi lahirnya rekor baru.
“Alhamdulillah ada sejarah tercipta pecah rekor dunia renang master di SEAA Masters ini. Apalagi spesial banget pecahnya di Indonesia, di venue Stadion Akuatik GBK Senayan,” tutur Harlin.
Selanjutnya, keberhasilan ini mengembalikan reputasi magis Stadion Akuatik Senayan yang sebelumnya pernah menjadi panggung lahirnya rekor dunia pada ajang Asian Games 2018 silam. Momen ini diharapkan memicu motivasi tinggi bagi para perenang master lainnya untuk terus memburu catatan waktu terbaik.
“Ini pertama kali pecah rekor dunia renang master di sini. Kalau untuk atlet elite, pecah rekor dunia sudah pernah terjadi saat Asian Games 2018 lalu. Kita berharap pemecahan rekor dunia renang master ini bisa berulang lagi karena persaingannya masih sangat sengit,” kata Harlin.
Alhasil, momen magis ketika Krkalo Shauna Kathlee pecahkan rekor dunia renang kian melambungkan status Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga air bergengsi kelas dunia. Prestasi monumental ini dipastikan terus menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas atlet akuatik internasional.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Perenang & Klub: Krkalo Shauna Kathlee (Hong Kong / URPA ITB Masters).
- Nomor Perlombaan: 50 Meter Gaya Dada Putri (Short Course 25m), Kelompok Umur 45-49 Tahun.
- Catatan Waktu Baru: 32,20 Detik (Memecahkan Rekor Dunia).
- Rekor Lama: 32,59 Detik (Milik Glenn Katie asal Amerika Serikat sejak 18 November 2023).
- Venue Pertandingan: Stadion Akuatik GBK Senayan, Jakarta (Ajang 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026).


