Panggung sepak bola internasional menyambut babak baru setelah kapten Timnas Argentina Cristian Romero mengumumkan sosok pewaris nomor 10 Messi. Keputusan krusial ini muncul menyusul pengunduran diri sang megabintang dari kancah tim nasional pada akhir Agustus 2026.
Legenda berjulukan La Pulga tersebut melakoni laga perpisahan emosional saat La Albiceleste melibas Timnas Benin dengan skor telak 3-0 di Monumental Stadium pada Oktober 2026. Alhasil, penyerang berusia 39 tahun itu menutup pengabdiannya secara manis lewat sumbangan satu gol dan dua assist di depan puluhan ribu suporter.
Staf kepelatihan tim nasional segera mempercayakan ban kapten kepada Cristian Romero guna memimpin armada juara bertahan dunia. Namun, suksesor ban kapten tersebut menghadapi dilema besar saat publik mempertanyakan pemilik baru seragam keramat peninggalan sang ikon.
Romero awalnya mengusulkan agar federasi memensiunkan nomor punggung 10 demi menghormati warisan abadi sang maestro. Pasalnya, regulasi resmi FIFA melarang penghapusan nomor punggung utama dalam turnamen internasional resmi.
ALASAN ROMERO TUNJUK JULIAN ALVAREZ SEBAGAI PEWARIS NOMOR 10 MESSI
Bek tangguh Atletico Madrid itu akhirnya memilih rekan seklubnya Julian Alvarez untuk memikul tanggung jawab besar tersebut. Sementara itu, Romero menilai sang penyerang memiliki kepribadian serta etos kerja yang sangat mirip dengan sang pendahulu.
“Sejujurnya, saya akan mengesampingkan hal itu, membuat mural di AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina). Jadi tidak ada seorang pun yang memikul tanggung jawab tersebut (memakai nomor 10). Namun, tentu saja itu tidak bisa dilakukan,” ujar Romero, dikutip BolaSport.com dari TyC Sports.
“Saya akan memberikannya (nomor 10) kepada Juli (Alvarez). Tentu saja, setiap orang punya pilihan masing-masing. Saya melihat dia memiliki profil yang rendah hati, sosok yang mengutamakan keluarga, orang yang baik, dan dia juga memiliki kualitas yang dibutuhkan. Menurut saya, dialah orangnya,” terangnya.
KARAKTER ALVAREZ YANG IDENTIK DENGAN SANG LEGENDA
Alvarez membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang tajam bermental juara saat mengantarkan Argentina merengkuh trofi Piala Dunia 2022. Selain itu, sikap rendah hati dan komitmen kuat terhadap keluarga membuat sang striker mendapat respek tinggi di ruang ganti tim nasional.
Romero meyakini kompatriotnya itu sanggup mengatasi ekspektasi raksasa dari para pendukung setia Tim Tango. Oleh karena itu, sang kapten pasang badan memberikan mandat penuh agar penyerang muda tersebut dapat bermain tanpa beban berlebih.
PERSAINGAN SENGIT LAUTARO MARTINEZ DAN WONDERKID NICO PAZ
Staf pelatih Argentina sejatinya sempat mempertimbangkan nama bomber tajam Inter Milan Lautaro Martinez sebagai kandidat kuat. Di sisi lain, sang penyerang telah terbiasa memikul beban nomor punggung 10 di level kompetisi tertinggi Eropa.
Nama talenta muda Nico Paz juga mencuat ke permukaan karena gaya bermainnya yang dinilai merefleksikan kelihaian olah bola Messi. Selanjutnya, pemuda berbakat ini digadang-gadang menjadi aset jangka panjang bagi masa depan lini serang Albiceleste.
Penetapan pemilik baru nomor keramat ini menandai awal dari era transformasi skuad asuhan Lionel Scaloni tanpa kehadiran sang dewa sepak bola. Oleh karena itu, publik kini menantikan debut Julian Alvarez sebagai pewaris nomor 10 Messi dalam mengarungi kompetisi internasional berikutnya.
FAKTA PERTANDINGAN / STATISTIK KUNCI
-
-
- Laga Perpisahan Lionel Messi: Argentina vs Benin (Skor Akhir: 3-0) di Monumental Stadium, Oktober 2026.
- Kontribusi Laga Terakhir Messi: Mencetak 1 gol dan 2 assist di usia 39 tahun sebelum resmi gantung sepatu dari kancah internasional.
- Kapten Baru Argentina: Cristian Romero resmi ditunjuk oleh staf kepelatihan untuk mengenakan ban kapten peninggalan Messi.
- Pewaris Terpilih Nomor 10: Julian Alvarez (penyerang Atletico Madrid dan pahlawan Piala Dunia 2022).
- Kendala Regulasi: FIFA melarang pemensiunan nomor punggung 10 untuk kompetisi resmi antar-negara.
- Kandidat Alternatif: Lautaro Martinez (kapten & nomor 10 Inter Milan) dan Nico Paz (gelandang muda dengan gaya bermain mirip Messi).
-


