China Hentikan Siaran La Liga, Kontroversi Kylian Mbappe Berbuntut Panjang

Date:

Megabintang Real Madrid memicu ketegangan diplomatik dan komersial setelah bereaksi ceroboh terhadap sebuah meme viral di media sosial. Oleh karena itu, kontroversi Kylian Mbappe China ini berujung pada ancaman pemboikotan siaran La Liga di Negeri Tirai Bambu.

Penyerang berusia 25 tahun itu menertawakan video editan wajahnya yang tertempel pada foto mendiang pemimpin Mao Zedong. Pasalnya, kapten timnas Prancis tersebut secara terbuka melabeli figur bapak bangsa Tiongkok sebagai diktator.

Lembaga penyiaran pemerintah China Media Group langsung mengambil tindakan tegas dengan menghentikan seluruh siaran pertandingan La Liga. Selain itu, mereka mencopot seluruh materi promosi komersial yang menampilkan sang juru gedor dunia.

Gelombang pemutusan kerja sama juga melanda sektor kemitraan bisnis sang bintang di kawasan Asia Timur. Alhasil, produsen minuman Dongpeng dan raksasa susu Mengniu memutus kontrak bernilai fantastis seketika.

PERMINTAAN MAAF TERBUKA IMBAS KONTROVERSI KYLIAN MBAPPE CHINA

Menyadari dampak buruk dari pernyataannya, penyerang berpaspor Prancis tersebut segera merilis pernyataan penyesalan resmi kepada publik. Sementara itu, sang pemain mengakui bahwa tindakannya telah melukai sentimen jutaan masyarakat Tiongkok.

“Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, saya bereaksi terhadap gambar diri saya. Komentar saya tidak bijaksana, dan kini saya memahami bahwa komentar itu menyakiti banyak orang di China dan komunitas China di seluruh dunia. Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Itu sama sekali bukan niat saya. Saya sangat menghormati rakyat China dan sejarah mereka. Saya sungguh menyesal,” ujar sang penyerang pada Selasa.

SIKAP TEGAS LA LIGA LINDUNGI KEPENTINGAN KLUB

Presiden La Liga Javier Tebas bergerak cepat melancarkan diplomasi darurat demi meredam amarah mitra strategis di Asia. Di sisi lain, sang pemimpin liga langsung memohon maaf atas nama institusi sepak bola Spanyol.

“Kami di La Liga sangat menyesalkan pernyataan Kylian Mbappe yang telah menimbulkan ketidaknyamanan dan menyinggung perasaan di China. Kami memahami dampak yang ditimbulkan dan, atas nama La Liga, saya ingin menyampaikan permintaan maaf tulus kami kepada rakyat China. Selama bertahun-tahun, kami telah membangun hubungan yang dilandasi rasa hormat, kepercayaan, dan kerja sama dengan China, otoritasnya, lembaga-lembaga olahraganya, operator-operator audiovisualnya, serta jutaan penggemar sepakbola Spanyol,” kata Tebas dalam sebuah pernyataan.

Tebas menegaskan bahwa perilaku individu pemain tidak boleh merusak masa depan ekosistem kompetisi profesional Spanyol. Oleh karena itu, pengelola liga bekerja keras memulihkan kepercayaan para pemegang hak siar di kawasan tersebut.

“Kami tidak bisa membiarkan tindakan seseorang mencoreng hubungan itu atau merugikan lebih dari 20 klub dalam kompetisi profesional kami dan jutaan penggemar di China. Kami mengambil langkah-langkah yang dapat kami lakukan dan bekerja langsung dengan para mitra serta pihak-pihak terkait di China untuk mengatasi situasi ini. Komitmen kami kepada China, rakyatnya, dan lembaga-lembaganya tetap teguh. Hubungan yang dibangun selama bertahun-tahun tidak boleh rusak karena satu insiden,” tegasnya.

SENSITIVITAS BUDAYA DAN UPAYA PEMULIHAN CITRA GLOBAL

Masyarakat Tiongkok memegang teguh penghormatan terhadap tokoh pendiri negara sehingga lelucon politik menjadi tabu yang teramat sensitif. Kendati demikian, julukan kesayangan Guigui yang melekat pada sang bintang kini musnah dalam sekejap akibat insiden tersebut.

Kementerian Luar Negeri China bahkan mengeluarkan peringatan resmi bahwa penghinaan identitas bangsa akan menuai penentangan luas. Selanjutnya, sang megabintang harus menata kembali fokusnya di atas lapangan hijau bersama Real Madrid.

Juru gedor Los Blancos wajib membuktikan profesionalismenya saat mengarungi ketatnya persaingan kompetisi domestik dan Liga Champions Eropa. Oleh karena itu, penyelesaian damai atas kontroversi Kylian Mbappe China menjadi kunci penting dalam menyelamatkan masa depan kariernya di panggung dunia.

FAKTA PERTANDINGAN / STATISTIK KUNCI

      • Pemicu Insiden: Kylian Mbappe menertawakan meme wajahnya yang disunting pada foto mantan pemimpin Tiongkok, Mao Zedong, serta melabelinya sebagai “diktator”.
      • Sanksi Penyiaran: China Media Group (CMG) menghentikan seluruh siaran pertandingan La Liga dan mencabut tayangan iklan komersial Mbappe.
      • Pemutusan Kontrak Sponsor: Perusahaan raksasa Tiongkok, Dongpeng (minuman berenergi) dan Mengniu (produk susu), memutus kerja sama bernilai jutaan euro secara instan.
      • Reaksi Diplomatik: Kementerian Luar Negeri Tiongkok memperingatkan penentangan bersama masyarakat atas pelanggaran martabat bangsa.
      • Tindakan Penyelamatan: Javier Tebas memimpin perundingan aktif untuk mengamankan hak siar lebih dari 20 klub kasta teratas Spanyol di pasar Asia.
Barra Emran
Barra Emranhttp://sportsnesia.com
Senang berpetualang, menulis, mencoba hal baru dan menyukai olahraga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Jorge Martin Pertaruhkan Kondisi Fisik demi Jaga Asa Juara Dunia MotoGP 2026

Persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini menyajikan drama...

Bernardo Tavares Bongkar Alasan Pilih Yuran Fernandes Jadi Algojo Penalti Persebaya

Rivalitas panas Jawa Timur berakhir manis bagi kubu Bajul...

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Raih Ballon d’Or Sepanjang Masa

Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo menorehkan sejarah baru dengan mengamankan...

Bukan Sekadar Rumor, Marc Marquez Blak-blakan Soal Peluang Pensiun dari MotoGP

Megabintang MotoGP asal Spanyol secara mengejutkan memberikan isyarat kuat...