Sebanyak empat atlet berkuda memanah Indonesia mematangkan persiapan intensif menjelang kejuaraan bergengsi IHAA Greater Asian Championship 2026 di Moskow, Rusia. Pasukan Merah Putih bakal bersaing sengit memperebutkan podium juara melawan pemanah terbaik dari 12 negara pada 25–27 September mendatang.
Pengurus Besar mengirimkan kombinasi talenta terbaik yang terdiri atas Tio Fawwaz Ananta, Dzaakir Alhanif, Arsa Wening, serta G Syauqi Syahid. Pasalnya, seluruh pemanah berkuda ini telah lolos proses seleksi ketat demi mengibarkan bendera Merah Putih di pentas dunia.
Pemanah andalan asal Nusa Tenggara Barat Tio Fawwaz Ananta membeberkan bahwa latihan terpusat kini berfokus pada ketahanan fisik serta manajemen waktu istirahat. Namun, para atlet juga wajib menjaga stabilitas stamina agar tidak mengalami kejenuhan menjelang keberangkatan.
Ofisial dan tim pelatih terus mendampingi skuad nasional guna memantau perkembangan teknis memanah di atas pelana secara berkala. Alhasil, ritme latihan berjalan disiplin demi mencapai puncak performa saat bertarung di arena Moskow.
Kesiapan Fisik Atlet Berkuda Memanah Indonesia Menuju Moskow
Tio menegaskan komitmen seluruh rekan setimnya untuk menjaga kebugaran tubuh sebelum bertolak menuju Negeri Beruang Merah. Selain itu, skuad Garuda telah mengalokasikan waktu khusus guna memulihkan kondisi otot dari beban latihan berat.
“Persiapan kami sudah pasti latihan terus-menerus dengan didampingi ofisial dan pelatih. Kesehatan, kebugaran tubuh, endurance akan kami jaga selalu,” kata Tio.
Tantangan terbesar atlet saat bertanding di luar negeri terletak pada adaptasi dengan karakter kuda yang disediakan panitia lokal. Oleh karena itu, kontingen Indonesia memutuskan mendarat dua hingga tiga hari lebih awal di Moskow demi menjalin chemistry dengan tunggangan baru.
Peta Persaingan Ketat dan Ambisi Bawa Pulang Medali
Pertarungan di Moskow dipastikan berlangsung sengit mengingat setiap negara peserta menerjunkan pemanah-pemanah paling tangguh. Di sisi lain, rasa hormat terhadap kekuatan lawan justru melipatgandakan motivasi bertanding wakil tanah air.
“Semua negara pasti mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Kami akan memberikan yang terbaik, mudah-mudahan bisa membawa pulang medali untuk Indonesia,” ujar Tio.
Sebelum terbang ke Rusia, para atlet menguji ketajaman bidikan dalam Kejuaraan Nasional Berkuda Memanah III 2026 di Ciampea, Bogor. Selanjutnya, kompetisi nasional yang melibatkan 98 pemanah dari 13 provinsi tersebut menjadi ajang simulasi tanding yang sangat kompetitif.
Agenda Internasional Berlanjut ke Kejuaraan Oseania
Jadwal kejuaraan internasional kontingen Merah Putih bakal berlanjut menuju ajang IHAA Oceania Regional Championship di Australia pada Oktober 2026. Sementara itu, tim nasional telah menyiapkan trio Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening untuk memburu prestasi di Tarago Showground.
Deretan kompetisi prestisius ini membuktikan konsistensi pembinaan atlet berkuda memanah Indonesia di panggung olahraga berkuda dunia. Pasalnya, partisipasi aktif di kancah Asia dan Oseania semakin mengasah mentalitas juara generasi penerus olahraga tradisional ini.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Kejuaraan Utama: IHAA Greater Asian Championship 2026
- Lokasi & Tanggal: Moskow, Rusia (25–27 September 2026)
- Jumlah Negara Peserta: Sekitar 12 Negara
- Daftar Atlet Indonesia ke Moskow:
- Tio Fawwaz Ananta (Nusa Tenggara Barat)
- Dzaakir Alhanif (DKI Jakarta)
- Arsa Wening (DKI Jakarta)
- G Syauqi Syahid (Jawa Tengah)
- Ajang Pemanasan (Tryout): Kejurnas Berkuda Memanah III 2026 di CNN Ciampea, Bogor (Diikuti 98 atlet dari 13 provinsi, mempertandingkan 14 nomor lomba)
- Agenda Turnamen Berikutnya: IHAA Oceania Regional Championship di Tarago Showground, Australia (16–18 Oktober 2026) dengan delegasi Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening.


