Pegolf profesional kebanggaan Tanah Air mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga golf nasional pada laga pamungkas di Damai Indah Golf-BSD Course, Serpong, Banten, pada (30/8). Pasalnya, keberhasilan Kevin Caesario Akbar juara Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 menjadikannya atlet Indonesia pertama yang sukses merengkuh trofi bergengsi turnamen berhadiah 150 ribu dolar AS tersebut.
Atlet berusia 26 tahun ini mengunci gelar juara setelah membukukan skor fantastis 263 atau 25-under usai mencetak birdie penentu di hole 18. Selain itu, catatan impresif tersebut resmi menyamai rekor skor terendah turnamen yang sebelumnya dipegang oleh pegolf asal Inggris, Matt Killen.
Kevin seketika bersujud syukur di atas green dengan derai air mata bahagia sembari mempersembahkan kemenangan bersejarah ini untuk putra pertamanya, Kaviendra Naratama Akbar. Oleh karena itu, gelar juara ini terasa sangat emosional mengingat sang atlet baru saja menyandang status sebagai seorang ayah pada Juli lalu.
Dedikasi Kemenangan untuk Sang Buah Hati
Rasa haru tak terbendung menyelimuti sang pegolf saat menaiki podium kehormatan di hadapan para pendukung setianya. Pasalnya, perjuangan kerasnya selama empat hari perlombaan akhirnya terbayar lunas lewat dukungan moral tak henti dari keluarga tercinta.
“Terima kasih kepada istri, papa saya, Ciputra Golfpreneur Foundation, para sponsor, dan semua yang sudah mendukung saya. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk anak saya,” kata Kevin usai menerima trofi.
Perjalanan sang atlet menuju tangga juara pada putaran final berlangsung sangat spektakuler lewat torehan skor 63 atau 9-under. Di sisi lain, ia menampilkan akurasi pukulan luar biasa dengan melesakkan delapan birdie, satu eagle, dan hanya menelan satu bogey.
Ketegangan Menembus Hole Penentu di BSD Course
Sang bintang lapangan hijau mengaku sempat tidak memikirkan peluang juara dan hanya berfokus mengeksekusi setiap ayunan stik golf dengan tenang. Namun, situasi perlombaan seketika berubah tegang saat dirinya melirik papan klasemen menjelang pukulan ketiga di hole pamungkas.
“Ketika tiba di hole terakhir, sebelum melakukan pukulan ketiga dan melihat papan klasemen, saya mulai berpikir kalau ada peluang menang. Tapi saya memerlukan birdie di hole terakhir, dan alhmadulilah dapat birdie dengan putting dari jauh, jadi lumayan deg-degan,” ungkapnya.
Baca Juga: D’Champ Charity Golf Tournament 2026 Galang Dana untuk Atlet Muda dan Pesantren
Pencapaian skor 63 di partai final sekaligus menorehkan rekor skor personal terbaik (personal best) sepanjang karier profesionalnya di panggung internasional. Selanjutnya, rekan-rekan sesama pegolf menjuluki kemenangan dramatis ini sebagai berkah rezeki kelahiran sang buah hati.
“Kalau mengingat permainan tiap hole rasanya sulit dipercaya karena banyak putting jarak jauh yang masuk, lalu bisa chip-in eagle, jadi bersyukur sih. Tadi setelah selesai bermain, ada teman yang berceletuk, ’Ini rejeki anak,’ dan rasanya benar sekali,” ujar Kevin.
Dominasi Sejarah Baru di Panggung Internasional
Kevin sukses mengunci posisi puncak dengan keunggulan dua pukulan atas James Leow asal Singapura dan Khavish Varadan dari Malaysia yang finis di posisi T2 dengan skor 23-under. Sementara itu, juara bertahan Matt Killen bersama pegolf Amerika Serikat Nathan Han harus puas berbagi tempat di peringkat T4 dengan total 22-under.
Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation, Budiarsa Sastrawinata, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan bersejarah wakil Merah Putih di edisi ke-11 ini. Pasalnya, sejak pertama kali bergulir pada 2014, gelar juara selalu direbut oleh pegolf dari sepuluh negara berbeda sebelum akhirnya jatuh ke tangan Indonesia.
“Selamat kepada semua pemain yang sudah menunjukkan semangat berkompetisi. Dari 11 edisi turnamen ini diselenggarakan, juaranya selalu berasal dari negara yang berbeda dan sekarang giliran Indonesia,” kata Budiarsa.
Alhasil, keberhasilan fenomenal ini membuktikan kapasitas pegolf Indonesia untuk merajai kompetisi kasta tertinggi di kawasan regional. Seluruh insan golf tanah air kini menaruh harapan tinggi agar prestasi emas ini memicu lahirnya juara-juara baru di kancah dunia.
Ringkasan Fakta Kunci Ciputra Golfpreneur Tournament 2026:
- Juara Utama: Kevin Caesario Akbar (Indonesia) – Skor 263 (-25).
- Pencapaian Bersejarah: Pegolf Indonesia pertama yang menjuarai turnamen sejak digelar perdana pada 2014.
- Rekor Turnamen: Menyamai rekor skor terendah -25 yang sebelumnya dipegang oleh Matt Killen (Inggris).
- Performa Putaran Final Kevin: Mencetak skor 63 (-9) dengan 8 birdie, 1 eagle (chip-in), dan 1 bogey.
- Hasil Klasemen Akhir:
- 1: Kevin Caesario Akbar (Indonesia) – 263 (-25)
- T2: James Leow (Singapura), Khavish Varadan (Malaysia) – 265 (-23)
- T4: Matt Killen (Inggris), Nathan Han (AS) – 266 (-22)
- 6: Jaeil Kim – 267 (-21)
- 7: Finlay Mason – 268 (-20)
- T8: Henry Lee, Andi Xu – 269 (-19)
- T10: Khalin Joshi, Runchanapong Youprayong, Berry Henson – 270 (-18)
- Total Hadiah: 150.000 Dolar AS.
- Lokasi & Tanggal: Damai Indah Golf-BSD Course, Serpong, Banten pada (30/8).


