Tim bulu tangkis junior Indonesia membuka laga penyisihan Grup C2 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Azerbaijan di Cairo International Stadium, Mesir. Pasalnya, partai pembuka ini menjadi panggung manis debut Fathurachman di Piala Suhandinata saat mengunci kemenangan mutlak bagi Merah Putih.
Skuad Garuda Muda tampil dominan dalam sistem relay point dengan membungkus keunggulan dua gim langsung 55-25 dan 55-11. Kemenangan telak ini langsung menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup C2 BWF World Junior Team Championships 2026.
Pemain tunggal putra muda Indonesia tersebut menginjak lapangan pada partai penentu ketika tim sudah unggul telak 44-8. Alhasil, talenta muda Merah Putih ini menuntaskan gim kedua secara klinis lewat skor 55-11 atas wakil Azerbaijan, Amirkhan Imanov.
Beban berat sempat menggelayuti pundak sang pemain saat melakoni laga beregu internasional perdananya di panggung akbar junior. Namun, pebulu tangkis junior Indonesia ini berusaha keras menjaga fokus demi meredam rasa gugup yang sempat menyergap.
Sensasi Tegang Menjadi Penutup Laga Beregu Dunia
Pengalaman pertama membela negara di kejuaraan dunia beregu menghadirkan gejolak emosi yang sangat intens bagi sang pemain. Selain itu, status sebagai penutup pertandingan menuntut kesiapan mental prima agar tidak melakukan kesalahan fatal di lapangan.
“Pertama kali bermain di beregu dan level dunia, pastinya tidak sembarang orang bisa dipilih jadi pasti ada rasa tegangnya. Saya mencoba untuk terus fokus untuk menghilangkan rasa nervous,” ujarnya.
Fathurachman membuktikan ketangguhan mentalnya dengan mendikte tempo permainan lawan tanpa menemui kendala teknis yang berarti. Di sisi lain, kehadiran komunitas suporter Indonesia di tribun Cairo International Stadium menyuntikkan energi luar biasa ke dalam permainannya.
Debut Fathurachman di Piala Suhandinata Bakar Semangat Juang
Sorak-sorai nyaring penonton tanah air di Kairo sukses melipatgandakan kepercayaan diri sang atlet muda sepanjang pertandingan berlangsung. Sementara itu, momen debut tersebut mewujudkan mimpi masa kecil sang pemain yang telah lama ia nantikan dengan penuh kesabaran.
“Rasanya senang sekaligus merinding. Akhirnya saya bisa merasakan secara langsung bermain di kejuaraan dunia junior yang sebelumnya sudah saya impi-impikan,” kata Fathurachman.
Kemenangan kilat atas Azerbaijan membuka jalan mulus bagi kontingen bulu tangkis Merah Putih dalam mengarungi ketatnya persaingan fase grup. Selanjutnya, armada Garuda Muda membidik sapu bersih kemenangan demi memuluskan ambisi merebut kembali lambang supremasi beregu junior dunia.
Bidik Mahkota Juara Dunia Bersama Garuda Muda
Tunggal putra harapan bangsa ini menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi maksimal dalam setiap partai yang ia mainkan. Oleh karena itu, ia menaruh harapan tinggi agar tim Indonesia mampu melangkah jauh hingga menaiki podium tertinggi turnamen bergengsi ini.
“Harapan saya pastinya mau tim ini menjadi juara. Semoga kami bisa memberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Tim Indonesia kini bersiap melanjutkan perjuangan pada laga berikutnya di Grup C2 untuk mengamankan tiket menuju babak perempat final. Keberhasilan debut Fathurachman di Piala Suhandinata menjadi modal berharga bagi skuad muda Merah Putih dalam mewujudkan mimpi membawa pulang trofi juara dunia.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Hasil Akhir: Indonesia 2-0 Azerbaijan (Grup C2 BWF World Junior Team Championships 2026).
- Skor Per Gim: Gim pertama 55-25, Gim kedua 55-11 (Format relay 110 poin).
- Poin Penentu Fathurachman: Mengunci skor dari posisi 44-8 menjadi 55-11 saat menghadapi Amirkhan Imanov.
- Lokasi & Waktu Laga: Cairo International Stadium, Kairo, Mesir, Senin, 5 Oktober 2026.
- Posisi Klasemen: Indonesia memimpin klasemen sementara Grup C2 Piala Suhandinata 2026.



[…] BACA JUGA: Debut Fathurachman di Piala Suhandinata Berakhir Manis, Indonesia Tekuk Azerbaijan […]