Dua petenis tunggal putra Indonesia sukses mengamankan tiket babak kedua M-15 Amman World Tennis Championship 2026. Namun, pertarungan sengit terjadi di Nusa Dua Bali demi mengamankan kemenangan pada laga pembuka.
Gunawan Trismuwantara menjadi wakil tuan rumah pertama yang memastikan langkah usai memenangi duel sesama atlet nasional. Bahkan, petenis berusia 23 tahun ini tampil sangat tenang untuk menundukkan seniornya, Anthony Susanto.
“Melaju ke putaran kedua merupakan pencapaian yang bagus dibandingkan seri pertama. Saya mencoba bermain lebih rileks dan meminimalkan kesalahan yang tidak perlu,” ujar Gunawan Trismuwantara selaku petenis tunggal putra Indonesia.
Kemenangan Dua Set Langsung Gunawan atas Anthony
Selanjutnya, Gunawan membungkus kemenangan dua set langsung dengan skor 6-3 dan 6-4 secara meyakinkan. Hasil manis ini menjadi modal berharga usai dirinya harus mengawali perjuangan dari babak kualifikasi.
Sementara itu, kejutan manis juga datang dari aksi impresif petenis muda berusia 16 tahun, Rafalentino Ali Da Costa. Pemain penerima fasilitas wildcard ini mampu menumbangkan wakil India, Arjun Rathi, lewat duel tiga set.
Perjuangan Tiga Set Petenis Muda Rafalentino
Pertandingan berlangsung sangat sengit sejak set pertama hingga memaksa terjadinya adu tie break. Kemudian, Rafalentino bangkit pada set penentuan melalui kombinasi pukulan forehand yang sangat mematikan.
Oleh karena itu, kemenangan ini menyuntikkan motivasi tinggi bagi Rafalentino dalam menatap laga berikutnya. Kemenangan berharga ini sekaligus membuktikan kapasitas bakat muda Indonesia di panggung internasional.
Baca Juga: Janice Tjen Terhenti di Wimbledon 2026, Torehan Bersejarah Tenis Indonesia Tetap Berlanjut
Pada babak kedua nanti, Rafalentino akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan keenam asal Jepang, Keisuke Saitoh. Laga mendatang bakal menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi performa sang petenis muda.
“Ini menjadi pengalaman berharga karena saya baru pertama kali mengikuti ajang M-15 di Nusa Dua Bali. Kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus berkembang,” kata Rafalentino Ali Da Costa.


