Kylian Mbappe resmi mengukir sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam turnamen Piala Dunia. Penyerang timnas Prancis tersebut berhasil melampaui rekor milik Lionel Messi pada Minggu (19/7) dini hari WIB.
Pemain yang kini berusia 27 tahun itu menyarangkan dua gol ke gawang Inggris di Miami Stadium. Tambahan tersebut membuat koleksi golnya dalam kompetisi sepak bola paling bergengsi ini mencapai 22 gol.
Pertandingan perebutan tempat ketiga tersebut berakhir dengan kemenangan Inggris lewat drama sepuluh gol yang menegangkan. Skor akhir 6-4 menjadikan laga ini sebagai duel paling produktif sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026.
Kapten Les Bleus yang lahir di Bondy ini juga hampir pasti mengunci gelar Sepatu Emas tahun ini. Ia mengoleksi sepuluh gol selama berkompetisi di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Harry Kane juga tampil sangat impresif untuk membantu Inggris mengamankan medali perunggu di hadapan publik Miami. Penyerang berusia 33 tahun yang memiliki tiga anak tersebut kini mengoleksi 14 gol sepanjang sejarah Piala Dunia.
Lionel Messi sebelumnya memuncaki daftar pencetak gol terbanyak dengan torehan 21 gol sebelum Mbappe mengambil alih takhta. Pencapaian Mbappe terasa sangat luar biasa mengingat sang pemain masih berada dalam usia emas kariernya.
Prancis sebenarnya memberikan perlawanan yang sangat sengit meski akhirnya gagal meraih posisi ketiga tahun ini. Skuad asuhan Didier Deschamps harus mengakui keunggulan efektivitas serangan balik milik pasukan Tiga Singa.
Daftar elite pencetak gol kini menempatkan Miroslav Klose dan Ronaldo Nazario berada di bawah Mbappe serta Messi. Mbappe sukses menorehkan sejarah besar ini hanya dalam tiga edisi Piala Dunia sejak debutnya pada 2018.
Para penggemar sepak bola menyaksikan langsung proses pecahnya rekor dunia yang sangat ikonik melalui aksi individu Mbappe. Momen ini sekaligus menutup perjalanan mengesankan sang penyerang sepanjang turnamen di benua Amerika tersebut.
Sejarah kini mencatat nama Kylian Mbappe sebagai predator gawang paling mematikan dalam kompetisi kasta tertinggi sejagat raya. Rekor fantastis ini kemungkinan besar akan bertahan dalam waktu yang sangat lama di masa depan.


