SportsNesia.com – Akademi Persib Bandung mengamuk pada laga kedua Grup B U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026. Tim asal Kota Kembang ini sukses melibas Putri Tangsel City dengan skor telak 5-1 di Supersoccer Arena, Kudus.
Safa Amelia menjadi bintang kemenangan setelah mencetak dua gol cantik pada menit ke-21 dan ke-30. Zahra Nafisa Dwi Agustin juga turut menyumbangkan sepasang gol, sementara satu gol lainnya lahir dari kaki Zahra Putri Permata Sari.
Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, memuji respons positif anak asuhnya setelah menelan kekalahan pada laga perdana. Ia meminta pemain untuk rajin melakukan rotasi posisi demi membongkar pertahanan lawan yang sangat disiplin.
“Permainan menyerang seperti hari ini yang sebetulnya kami inginkan dan kami asah saat latihan. Bermain terbuka, kemudian possession lebih terarah, sabar, cari momen, ada momen langsung umpan vertikal, jadi lebih terstruktur. Saya menekankan kepada pemain untuk selalu rotasi posisi karena itu akan menyulitkan lawan. Winger nggak selalu jadi winger, bisa masuk ke tengah. Kemudian ada gelandang yang membuka ruang, sehingga lawan terpancing terbuka. Dan saat lawan terpancing terbuka, langsung umpan vertikal, kasih ke ruang antar lini. Jadi banyak kombinasi, nggak statis kayak kemarin,” ucap Coach Dian.
Gelandang Persib, Auliah Arifah, mengaku sangat optimistis menatap laga terakhir fase grup melawan Samba Persada Women. Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan di turnamen nasional ini terasa seperti partai final bagi seluruh pemain.
Baca Juga: Persaingan Grup B U-15 HYDROPLUS Soccer League: Goal Aksis dan Cipta Cendikia Berbagi Takhta
“Sebelum pertandingan tadi kami saling terbuka maunya gimana, dan pas lawan Putri Tangsel City, kami keluarkan apa yang sudah dilakukan di latihan dan alhamdulillah bisa menang. Jadi untuk pertandingan selanjutnya, Insyaallah kami siap. Setiap pertandingan di fase grup ini adalah final dan Grup B lawannya tim-tim berat. Jadi setiap pertandingan kita harus memaksimalkannya,” tutur Auliah.
Kekalahan ini membuat Putri Tangsel City harus mengevaluasi lini tengah mereka yang terlihat timpang. Pelatih Saronih mengakui timnya kalah kelas, namun tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya hingga peluit panjang berbunyi.
“Sebenarnya saya tetap instruksikan pemain untuk menyerang, karena pertahanan yang baik itu menyerang. Kendala kami yaitu pemain kunci, Savaira Risqin dan Queena, dua gelandang kami itu cedera. Jadi hilangnya mereka, pemain kami jadi timpang, jauh jaraknya antar pemain. Saya rasa kami memang sudah kalah segala-galanya di pertandingan tadi. Tapi saya apresiasi perjuangan anak-anak,” ungkap Coach Saronih.
Racheyla Delpiula selaku penggawa pertahanan Putri Tangsel City berharap timnya bisa tampil dengan kekuatan penuh di laga sisa. Ia tetap yakin timnya mampu mencuri poin dari Arema FC Women jika seluruh pemain kunci telah pulih.
“Menurut saya Arema FC Women tim yang bagus. Harapan saya pemain bisa main semua. Insyaallah, saya yakin kalau full team, kami bisa mengimbangi dan bisa curi poin penuh dari Arema FC Women,” harap Racheyla.
Akademi Persib Bandung kini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan raihan tiga poin. Hasil ini menjaga asa mereka untuk lolos ke babak semifinal turnamen sepak bola putri bergengsi ini.



[…] Baca Juga: Ngamuk! Akademi Persib Bandung Hancurkan Putri Tangsel City 5-1 di Kudus […]