Nova Widianto Tinggalkan Malaysia, PBSI Siap Tampung Sang Pelatih

Date:

Mantan pebulu tangkis nasional, Nova Widianto, resmi mengakhiri masa baktinya sebagai kepala pelatih ganda campuran Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM). Pria berusia 48 tahun tersebut memilih kembali ke Tanah Air pada Kamis (30/7/2026) usai mendapatkan penawaran dari Pelatnas Cipayung.

Kepastian kepindahan peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Kepelatihan Ganda BAM, Rexy Mainaky. Menurut Rexy, Nova sempat meminta waktu khusus untuk berdiskusi bersama keluarga sebelum menerima tawaran bergabung ke PBSI.

 

Prestasi Bersejarah dan Warisan Nova di Malaysia

Selama tiga tahun menukangi skuad Negeri Jiran, Nova sukses mengukir tinta emas bagi perjalanan bulu tangkis Malaysia. Pasalnya, ia mengantarkan pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei mencetak sejarah sebagai ganda campuran Malaysia pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia 2025.

Selain itu, racikan strategi Nova terbukti ampuh membantu para atlet mengatasi badai cedera serta proses pengembangan mental tanding. Kehadiran juru taktik berpengalaman ini kini sangat dinantikan PBSI untuk mendongkrak prestasi pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

 

Rekrutmen Teo Kok Siang Sebagai Pengganti

Guna mengisi kekosongan posisi pelatih yang ditinggalkan, BAM bergerak cepat merekrut pelatih bulu tangkis Malaysia, Teo Kok Siang. Arsitek lapangan berusia 36 tahun tersebut dijadwalkan mulai bertugas secara resmi di Pelatnas Malaysia pada 1 September 2026.

“Saya tidak yakin akan ditempatkan di mana, apakah di ganda campuran atau departemen lain,” katanya membeberkan ketidakpastian posisi tugasnya.

Baca Juga: Yohanes Saut Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI, Pilih Lanjutkan Karier sebagai Pebulu Tangkis Profesional

“Saya akan mulai pada 1 September, dan akan mengikuti pengaturan pelatih Rexy. Kami pasti akan berdiskusi dalam beberapa minggu ke depan,” jelasnya menambahkan.

 

Rekam Jejak Mentereng Sang Pelatih Baru

Lantas, nama Kok Siang sendiri sejatinya sudah sangat familier di lingkungan bulu tangkis nasional Malaysia. Mantan pemain ganda putra itu pernah bertugas sebagai pelatih nasional BAM selama lima tahun sejak musim 2017 silam.

Tangan dingin Kok Siang makin teruji usai sukses membimbing pasangan ganda putra profesional Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani. Di bawah didikannya, ganda putra peringkat atas dunia itu berhasil menjuarai turnamen bereputasi Indonesia Masters 2026 dan Indonesia Open 2026.

Bahkan, ia juga mengantarkan ganda campuran Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie menjuarai ajang berkelas Malaysia Masters 2024. Pengalaman mentereng tersebut menjadi modal utama Kok Siang untuk melanjutkan tradisi juara sektor ganda Malaysia di bawah koordinasi Rexy.

Penggemar bulu tangkis kini menantikan pengumuman resmi PBSI terkait peresmian peran baru Nova Widianto di Cipayung. Kembalinya sang legenda hidup diprediksi bakal mengembalikan kejayaan sektor ganda campuran Indonesia di kancah internasional.

Barra Emran
Barra Emranhttp://sportsnesia.com
Senang berpetualang, menulis, mencoba hal baru dan menyukai olahraga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Tundukkan Wakil India, Alwi Farhan Lolos Babak Kedua Denmark Open

Tunggal putra masa depan Merah Putih mengunci tiket penting...

WBC Beri Izin, Carlos Adames Naik Kelas Berat Tanpa Sabuk

Badan tinju dunia resmi mengabulkan permohonan kontroversial Carlos Adames...

Cedera Siku Daniel Marthin, Leo/Daniel Batal Tampil di Denmark Open 2026

Kabar kurang sedap menghampiri skuad bulu tangkis Indonesia jelang...

Liverpool Pincang Lawan LASK, Tiga Pemain Andalan Absen akibat Cedera

Raksasa Premier League tengah menghadapi krisis amunisi jelang melakoni...