SportsNesia.com – Supersoccer Arena menjadi saksi persaingan sengit para pesepak bola putri terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Sebanyak 16 tim bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, menyebut ajang ini sebagai puncak pembinaan musim perdana. Ia ingin melihat kualitas asli para pemain saat menghadapi tekanan di level nasional.
Baca Juga: Berburu Skuad Timnas U-16, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 Resmi Digelar di Kudus
“HYDROPLUS Soccer League All-Stars melengkapi piramida pembinaan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Diawali dengan MilkLife Soccer Challenge untuk KU10 dan KU12, HYDROPLUS Soccer League dirancang untuk memfasilitasi bibit-bibit berbakat di kelompok usia U-15 dan U-18 agar terus berkembang sebelum akhirnya masuk ke jenjang usia yang lebih tinggi,” ucap Rijki kepada awak media, Minggu (5/7/2026).
Format kompetisi kali ini menggunakan sistem penyisihan grup dan fase gugur yang sangat menegangkan. Para pemain dituntut memiliki stamina prima karena durasi pertandingan yang cukup menguras energi fisik.
“Dengan perubahan format adanya penyisihan grup dan fase gugur, kami berharap setiap tim yang terlibat di HYDROPLUS Soccer League All-Stars ini dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka akan dituntut untuk tampil prima, fokus, dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena bisa dikatakan setiap pertandingan adalah partai final yang menentukan perjuangan mereka menuju gelar juara,” kata Rijki.
Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengaku tidak gentar menghadapi lawan-lawan tangguh dari regional lain. Ia meyakini kerja keras anak asuhnya selama latihan akan membuahkan hasil manis di lapangan.

“Dalam persiapan di putaran nasional ini, saya yakin dan optimistis, karena pemain sudah bekerja keras dan kami tidak menganggap remeh siapa pun lawannya. Karena semua pemain dan pelatih memiliki kepercayaan diri masing-masing yang ingin mereka tunjukkan. Semoga kita bisa menang dan menjuarai,” jelas Imam Sujagad.
Arema FC Women yang datang dari Jawa Timur juga telah merancang taktik khusus melalui program *training camp*. Pelatih Nanang Habibi menekankan pentingnya kesiapan mental saat menghadapi lawan yang memiliki kualitas progresif.
“Sebelum datang ke sini, kita sudah prepare secara matang dan maksimal termasuk kondisi fisik dan mental mereka. Bagaimanapun tim yang ada di putaran nasional ini memiliki kualitas yang progresif. Jadi kita tidak akan meremehkan siapa pun lawannya. Kita akan berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan pertandingan,” kata Nanang Habibi.
Sementara itu, Cipta Cendikia FA membawa misi besar untuk meloloskan pemainnya ke dalam pantauan pemandu bakat tim nasional. Coach Ruly Hidayansyah sudah memetakan kekuatan lawan di Grup B demi mengamankan poin penuh di laga perdana.



[…] Baca Juga: Persaingan Memanas, Para Pelatih Ungkap Strategi di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 […]