Panggung akbar Piala Dunia 2022 di Qatar ternyata sempat memanaskan perseteruan Messi dan Lewandowski akibat perebutan trofi Ballon d’Or. Kapten timnas Argentina tersebut mengakui bahwa dirinya sengaja mempermalukan sang striker lawan lewat aksi menggiring bola di lapangan hijau.
Lionel Messi selama ini terkenal sebagai sosok pendiam yang sangat jarang menunjukkan amarah terbuka kepada pemain rival. Namun, komentar miring sang bomber Polandia seusai penganugerahan bola emas 2021 rupanya menyulut emosi mendalam sang maestro.
Kemenangan ketujuh La Pulga pada ajang bergengsi majalah France Football tersebut memang sempat memicu perdebatan sengit publik. Pasalnya, penyerang Bayern Munich saat itu tampil luar biasa buas dengan mencetak 41 gol dalam 29 laga Bundesliga.
Asal Mula Perseteruan Messi dan Lewandowski
Kendati demikian, Messi sejatinya melayangkan pujian hangat dan meminta pihak penyelenggara memberikan trofi edisi 2020 yang batal akibat pandemi kepada sang pesaing. Alhasil, sang predator gol justru merespons dingin dan menuding kalimat simpatik tersebut sekadar omong kosong belaka.
Pasalnya, ucapan menusuk tersebut membekas di benak sang kapten hingga kedua negara bentrok pada fase grup turnamen sepak bola terakbar dunia. Oleh karena itu, pemain berusia 37 tahun ini menyalurkan dendam pribadinya dengan berkali-kali melewati adangan sang lawan secara sengaja.
“Pernyataan Lewandowski pada tahun 2021 mengganggu saya karena ketika saya memenangkan Ballon d’Or, saya mengatakan apa yang sebenarnya saya rasakan. Saya mengabaikannya selama pertandingan karena itu dia, dan saya marah dan berpikir dia seharusnya tidak mengatakan apa yang dia katakan. Saya sangat marah. Apakah saya sengaja menggiring bola karena itu dia? Ya,” tegas Messi.
Rekan Setim Baca Gelagat Amarah Sang Kapten
Angel Di Maria membaca jelas gelagat kemarahan sang megabintang di skuad Albiceleste sepanjang pertandingan berlangsung. Di sisi lain, sang winger lincah menyadari bahwa kaptennya sedang membidik Lewandowski sebagai pelampiasan rasa kecewa.
“Saya menyadarinya, Anda menyadarinya, nenek saya menyadarinya. Ini adalah hal-hal yang terkadang terpendam dalam dirinya. Ketika Anda membicarakannya, ia akhirnya mengungkapkannya kepada Anda melalui sebuah catatan atau ia melakukannya kepada Anda di pengadilan,” tutur Di Maria.
BACA JUGA:Â Tanpa Messi, Laga Argentina vs Bolivia Jadi Ujian Era Baru Scaloni
Aksi balas dendam di atas rumput hijau tersebut menunjukkan sisi kompetitif agresif yang jarang publik saksikan dari sang pemilik delapan Ballon d’Or. Selain itu, Argentina sukses memenangkan duel tensi tinggi tersebut sekaligus mengamankan tiket menuju fase gugur.
Titik Temu dan Rekonsiliasi di Barcelona
Ketegangan panas antara dua bintang lapangan hijau ini beruntung tidak berlangsung berlarut-larut usai laga bubar. Sementara itu, keduanya berinisiatif saling menghampiri di lorong stadion guna meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.
“Setelah itu, kami bertemu dan berbicara, dan sepakat bahwa itu adalah kesalahpahaman. Dia kesal karena apa yang dia katakan tidak sesuai dengan apa yang dilaporkan. Kemudian dia pergi ke Barcelona, dan kami membicarakan banyak hal tentang klub, kota, dan segalanya,” ungkap Messi.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Laga Krusial: Argentina vs Polandia (Fase Grup C Piala Dunia 2022 di Qatar)
- Akar Ketegangan: Pernyataan “kata-kata kosong” Robert Lewandowski menanggapi pidato Ballon d’Or 2021 Lionel Messi
- Statistik Mentereng Lewandowski 2020-2021: 41 gol dalam 29 pertandingan Bundesliga bersama Bayern Munich
- Akhir Perselisihan: Berdamai lewat obrolan personal pasca-pertandingan dan makin akrab usai Lewandowski membela Barcelona



[…] BACA JUGA:Â Sempat Panas di Piala Dunia, Begini Akhir Perseteruan Messi dan Lewandowski […]