Partai puncak KU 12 menghadirkan atmosfer luar biasa dalam laga final MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026-2027. Tim tangguh SDN Cipayung 02 sukses menorehkan prestasi gemilang setelah menundukkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 lewat adu penalti berdarah dingin.
Pertandingan bergengsi di lapangan hijau Kingkong Soccer Arena ini langsung menyajikan drama saling balas gol sejak awal laga. Alhasil, kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal sebelum sang kampiun mengunci kemenangan adu penalti 4-2.
Gildas Syauqillah dan kawan-kawan sejatinya berhasil mencetak gol cepat pada menit ketiga melalui sepakan Keisha Rizky Ramadani. Namun, SDN Kebayoran Lama Selatan 19 langsung merespons cepat dengan membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dalam kurun dua menit saja.
Maura Jihan Athifa membobol gawang Cipayung pada menit keenam disusul lesakan kilat Alesha Kaysha Salsabila semenit berselang. Keunggulan tipis sang lawan tersebut sempat bertahan cukup lama hingga memasuki masa turun minum babak pertama.
Kebangkitan Dramatis Menuju Babak Tos-tosan
Memasuki babak kedua, skuad asuhan Cipayung menolak mengibarkan bendera putih menghadapi gempuran lawan. Selanjutnya, sang pencetak gol terbanyak turnamen, Gildas Syauqillah, berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 lewat tendangan terukur pada menit ke-19.
Skor sama kuat tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak reguler berakhir. Oleh karena itu, duel penentuan gelar juara kelompok umur 12 tahun ini terpaksa berlanjut menuju drama adu penalti.
BACA JUGA:Cetak Bibit Piala Dunia Wanita, MilkLife Soccer Challenge 2026 Resmi Bergulir
Ketenangan luar biasa para eksekutor Cipayung akhirnya berbuah manis saat empat algojo mereka sukses melesakkan bola. Sementara itu, kubu Kebayoran Lama Selatan 19 hanya mampu menceploskan dua gol dari empat penendang yang maju ke titik putih.
Mental Baja Bawa Trofi Bersejarah Pulang
Kemenangan ini terasa sangat prestisius mengingat perjuangan berat skuad asuhan selama masa persiapan turnamen. Pasalnya, tim sekolah asal Jakarta Timur ini mampu mengikis keraguan awal hingga menjelma menjadi kekuatan paling mematikan.
Pemain andalan sekaligus sang penentu kemenangan membeberkan kunci sukses timnya membalikkan keadaan di partai final.
“Pertama main kita agak ragu-ragu nih lawannya karena banyak yang jago-jago. Akhirnya kita menjadi juara karena kita kerja sama dengan tim, terus kita juga latihan terus biar bisa juara,” kata Gildas saat ditemui di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (20/09).
Fondasi Latihan Keras dan Motivasi Pantang Padam
Pelatih kepala SDN Cipayung 02 tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas pencapaian luar biasa anak asuhnya. Tim pelatih menilai kerja keras selama latihan intensif sukses membentuk kematangan mental bertanding para siswi.
“Alhamdulillah bisa menang sesuai target, senang bersyukur. Tetap semangat, jangan menyerah waktu masih ada, jadi masih tetap berjuang,” pungkasnya.

Foto by sportsnesia.com
Pencapaian ini mencatatkan rekor baru bagi sekolah yang biasanya hanya mampu menembus babak delapan besar di edisi terdahulu. Di sisi lain, hasil final MilkLife Soccer Challenge ini melahirkan standar baru dalam peta persaingan sepak bola putri usia dini di ibu kota.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci:
- Skor Akhir: SDN Cipayung 02 2-2 (4-2 penalti) SDN Kebayoran Lama Selatan 19.
- Pencetak Gol Waktu Normal: Keisha Rizky (3′), Gildas Syauqillah (19′) / Maura Jihan (6′), Alesha Kaysha (7′).
- Hasil Adu Penalti: SDN Cipayung 02 (4 gol masuk) – SDN Kebayoran Lama Selatan 19 (2 gol masuk).
- Gelar Individu KU 12 Jakarta: Gildas Syauqillah (Top Scorer – 14 gol), Maura Jihan Athifa (Best Player), Khanza Aqila Salsabila (Best Goalkeeper).
- Durasi Laga: 2 x 15 menit (partai final) dilanjutkan babak adu penalti.



[…] BACA JUGA:Â Sengit di Final MilkLife Soccer Challenge, Cipayung 02 Segel Kemenangan […]