Kepindahan sensasional Gabriel Jesus ke Barcelona akhirnya resmi terwujud untuk menyongsong kompetisi musim 2026/2027 setelah sang striker meneken kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029. Raksasa Catalan tersebut berhasil mengamankan tanda tangan penyerang timnas Brasil itu dari Arsenal pada Rabu (2/9) guna memperkokoh lini gedor Blaugrana.
Kegembiraan membuncah menyelimuti hati pemain berusia 29 tahun itu sesaat setelah merampungkan seluruh proses kepindahannya ke Camp Nou. Pasalnya, mantan penggawa Manchester City tersebut mengaku telah lama memendam hasrat besar untuk mengenakan seragam kebesaran klub asal Catalunya tersebut.
Kendati berstatus bintang papan atas, Jesus rela menerima pemotongan upah secara drastis dari nominal gajinya di Arsenal yang menyentuh 310 ribu euro atau sekitar Rp 6,3 miliar per pekan. Alhasil, pengorbanan finansial tersebut memuluskan jalan terjal negosiasi sehingga kedua belah pihak lekas mencapai kata sepakat.
Pengorbanan Finansial Demi Wujudkan Mimpi Masa Kecil
Pemain berpostur 175 sentimeter itu menyadari bahwa operasi transfer rumit ini menuntut kompromi nyata dari dirinya maupun pihak manajemen klub pembeli. Selain itu, ia menganggap kesempatan emas memperkuat Blaugrana pada fase puncak kariernya merupakan anugerah yang tak ternilai oleh materi semata.
“Bukan hanya saya, Barça melakukan upaya besar untuk mewujudkan transfer ini. Ya, saya menerima pengurangan gaji yang besar, tetapi bagi saya, ini adalah mimpi,” jelas Jesus.
Keberhasilan negosiasi kilat ini memang terbilang mengejutkan mengingat pembicaraan intensif baru berhembus kencang dalam kurun waktu satu pekan terakhir. Oleh karena itu, sang juru gedor merasa begitu terharu atas jalan takdir yang mengantarkan langkahnya menuju panggung La Liga Spanyol.
“Di usia 29 tahun, dan setelah semua yang terjadi dalam dua tahun terakhir, memiliki kesempatan untuk bermain untuk Barça hanya berkat Tuhan. Saya sangat gembira dan saya selalu ingin membantu,” lanjut penyerang timnas Brasil tersebut.
Reuni Hangat dan Adaptasi Cepat di Ruang Ganti
Proses adaptasi Jesus di markas latihan Ciutat Esportiva Joan Gamper diprediksi tidak memakan waktu lama berkat keberadaan para kompatriotnya. Sementara itu, Jesus langsung menjalin komunikasi via telepon dengan kapten Barcelona sekaligus rekannya di Selecao, Raphinha, sesaat setelah pengumuman transfer dirilis.
Penyerang serbabisa ini juga memiliki relasi pertemanan yang sangat rekat dengan bek sayap lincah asal Portugal, Joao Cancelo. Di sisi lain, memori manis saat menjuarai berbagai trofi domestik di Manchester City bersama Rodri dan Eric Garcia kian mempercepat integrasinya ke dalam skema tim.
“Dia mengirim pesan kepada saya dan saya berbicara dengannya. Saya juga berbicara dengan Cancelo, yang merupakan teman baik saya,” pungkas Gabriel Jesus.
Modal Mentereng Trofi Premier League 2025/2026
Jesus mendarat di Spanyol dengan mengantongi reputasi mentereng sebagai penyerang bermental juara yang kenyang pengalaman di level elite Eropa. Melansir data Transfermarkt, penyerang kelahiran Sao Paulo tersebut sukses membukukan enam gol dari total 27 penampilan di seluruh kompetisi musim lalu.
Namun, kontribusi krusialnya paling terasa tatkala membawa The Gunners menyudahi dahaga trofi dengan menjuarai Premier League 2025/2026 sebelum berpisah. Selanjutnya, torehan prestisius tersebut menandai gelar Liga Inggris kelima sepanjang karier Jesus yang kini siap ia transformasikan menjadi gelontoran trofi bagi publik Camp Nou.
Fakta Kunci Transfer Gabriel Jesus:
- Klub Asal: Arsenal (Inggris)
- Klub Baru: FC Barcelona (Spanyol)
- Durasi Kontrak: Hingga 30 Juni 2029 (Musim 2026/2027 – 2028/2029)
- Gaji Sebelumnya di Arsenal: EUR 310.000 (sekitar Rp 6,3 miliar) per pekan (rela dipangkas demi pindah)
- Statistik Musim 2025/2026: 27 laga, 6 gol di semua kompetisi (via Transfermarkt)
- Prestasi Terakhir: Juara Premier League 2025/2026 bersama Arsenal (trofi Liga Inggris ke-5 pribadinya)
- Rekan Reuni di Barcelona: Joao Cancelo, Rodri, Eric Garcia (eks rekan di Manchester City), serta Raphinha (timnas Brasil)


