Tunggal putra masa depan Merah Putih mengunci tiket penting saat Alwi Farhan lolos babak kedua dalam turnamen bulu tangkis bergengsi Denmark Open. Pemuda potensial berusia 21 tahun itu sukses menuntaskan perlawanan alot wakil India melalui pertarungan tiga gim yang sangat mendebarkan.
Pertandingan babak pertama di SJF Arena, Odense, Denmark, menyajikan duel ketat dengan tempo cepat sejak menit awal. Juara dunia junior 2023 asal Surakarta tersebut akhirnya menyudahi laga dengan skor kemenangan meyakinkan 21-11, 13-21, dan 21-10.
Hasil gemilang ini memperpanjang catatan positif sang wonderkid di panggung turnamen level elite dunia BWF World Tour Super 750. Kemenangan tersebut sekaligus membuktikan konsistensi performa sang talenta muda yang terus menanjak tajam sepanjang musim kompetisi.
Dominasi Awal dan Kehilangan Momentum
Pebulu tangkis andalan pelatnas Cipayung langsung tancap gas menekan pertahanan lawan sejak servis pembuka bergulir. Pukulan menyilang yang presisi membuat Ayush Shetty kerepotan hingga menyerah telak 21-11 pada gim pertama.
Namun, arah angin permainan berubah drastis memasuki gim kedua akibat penurunan akurasi pukulan wakil tanah air. Atlet jangkung asal Negeri Bollywood berhasil mengeksploitasi kelengahan tersebut dan merebut gim kedua lewat skor 13-21.
Di sisi lain, kemenangan krusial pada partai penentu ini tetap memberikan rasa syukur mendalam bagi sang pebulu tangkis muda.
“Alhamdulillah senang pastinya bisa memenangkan pertandingan lagi melawan Ayush meskipun itu tidak mudah. Saya tahu jangkauannya, tingginya, dia sangat-sangat menyusahkan. Tapi, saya mencoba fokus mencari cara walaupun ada tekanan yang datang sebagai bagian dari permainan,” kata Alwi seusai pertandingan dikutip dari keterangan resmi PBSI, Rabu.
Tekanan Angin dan Masalah Adaptasi
Pebulu tangkis berperingkat 30 besar dunia tersebut mengakui performanya sempat terkendala oleh kondisi lapangan pertandingan. Ia menilai embusan angin di arena turnamen Odense kerap mengubah laju bola secara tiba-tiba.
“Ketika pindah ke sisi sebelah sangat sulit untuk mengontrol angkatan bola karena hembusan angin yang sangat kencang. Sangat beresiko untuk terus melambungkan shuttlecock di posisi itu,” kata juara Indonesia Masters 2026 tersebut.
BACA JUGA:Â Cedera Siku Daniel Marthin, Leo/Daniel Batal Tampil di Denmark Open 2026
Oleh karena itu, strategi penempatan bola cepat mendatar menjadi kunci pembalik keadaan pada gim penentuan. Sang jawara muda Indonesia langsung bermain agresif di depan net hingga mengunci kemenangan mutlak 21-10.
Alhasil, evaluasi teknis ini menjadi catatan berharga bagi sang atlet muda demi mematangkan persiapan taktik selanjutnya. Juara Australia Open 2026 tersebut kini bersiap menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di fase gugur berikutnya.
Potensi Perang Saudara Kontra Senior
Selanjutnya, bagan turnamen mempertemukan pemuda kelahiran 2005 ini dengan pemenang laga antara Jonatan Christie melawan Lin Chun-Yi. Potensi terjadinya derbi sesama tunggal putra Indonesia sangat terbuka lebar pada babak 16 besar nanti.
Pebulu tangkis muda tersebut secara terbuka menyambut hangat peluang bentrok menghadapi sang kompatriot senior di atas arena.
“Besok bertemu Jonatan Christie atau Lin Chun-Yi (Chinese Taipei). Lebih baik bertemu senior sendiri karena menampilkan Indonesia. Tapi, siapapun lawannya saya ingin mempersiapkan diri saya dulu, fokus ke diri sendiri saja,” ujar Alwi.
Keberhasilan impresif saat Alwi Farhan lolos babak kedua membuka asa besar bagi sektor tunggal putra Indonesia untuk mendulang gelar di tanah Eropa. Fokus penuh pada pemulihan fisik kini menjadi kunci utama sebelum kembali mengayun raket pada fase krusial berikutnya.
Fakta Pertandingan / Statistik Kunci
-
-
- Hasil Pertandingan: Alwi Farhan (Indonesia) vs Ayush Shetty (India) 21-11, 13-21, 21-10 (Rubber Gim).
- Lokasi dan Turnamen: SJF Arena, Odense, Denmark / Denmark Open (BWF World Tour Super 750).
- Rekor & Pencapaian: Alwi Farhan (Juara Indonesia Masters 2026 & Australia Open 2026) melanjutkan tren positif di babak utama Super 750.
- Lawan Babak Kedua: Menanti pemenang antara Jonatan Christie (Indonesia) vs Lin Chun-Yi (Chinese Taipei).
-


