SportsNesia.com – Cipta Cendikia Football Academy Bogor berhasil menyegel satu tempat di babak final kategori U-15 setelah menundukkan Arema FC Women. Pasukan asal Bogor ini memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 melalui skema bola mati yang sangat efektif.
Shilen Nailenka Khanza membuka keran gol timnya pada menit ke-12 sebelum Ayla Dva Khala Ahima kemudian menggandakan keunggulan. Arema FC Women hanya mampu membalas satu gol melalui manuver individu Fadilla yang apik pada awal babak kedua.
“Babak pertama memang saya instruksikan anak-anak untuk agresif, main antar ruang. Kalau misalnya open play tidak dapat gol, kami harus punya strong point juga, salah satunya adalah set piece dan alhamdulillah dapat dua gol. Begitu kami kebobolan satu, saya melihat Arema inisiatif langsung menyerang luar biasa dan kita memang kewalahan, jujur. Tapi saya apresiasi buat anak-anak mau kerja keras, mau disiplin lagi pertahanannya sehingga bisa mempertahankan kemenangan,” ucap Coach Ruly Hidayansyah.
Ruly Hidayansyah mengakui timnya sempat kewalahan menghadapi gelombang serangan intens dari Arema FC Women setelah jeda pertandingan. Namun, kedisiplinan barisan pertahanan Cipta Cendikia berhasil mematahkan setiap upaya serangan balik cepat dari kubu lawan tersebut.
Kiper Alliya Khairun Nissa berperan sangat vital dalam menjaga gawangnya dari gempuran srikandi Malang pada menit-menit akhir laga. Ia mengingatkan rekan setimnya untuk menjaga fokus penuh agar kesalahan di fase grup tidak terulang kembali.
Baca Juga: Drama Adu Penalti, Goal Aksis Melaju ke Final Usai Depak Mojang Priangan
“(Persiapan untuk final) Kalau saya selalu berpikir semua match saya libatkan Allah, karena saya percaya kalau kita berusaha tanpa doa itu susah, dan doa tanpa usaha itu juga susah. Untuk melawan Goal Aksis di final yang pasti kita harus lebih fokus lagi, karena waktu bertemu di babak penyisihan kami kecolongannya di menit akhir dan itu sakit banget sih. Makanya kita sama teman-teman harus fokus sampai peluit selesai,” kata Alliya.
Pelatih Arema FC Women Nanang Habibi tetap memuji performa gemilang yang srikandi asuhannya tunjukkan sepanjang babak kedua. Ia meyakini timnya hanya kurang beruntung dalam memaksimalkan sejumlah peluang emas yang sempat tercipta di depan gawang.
“Tentunya ini bukan hasil yang kami inginkan ya. Tapi terlepas itu, usaha anak-anak sudah sangat luar biasa, terutama di babak kedua mereka mengeluarkan semua kemampuannya. walaupun masih banyak yang harus dievaluasi terkait struktur organisasi di awal, kemudian penyerangannya tadi juga sedikit lemah di babak pertama. Itu semua akan kami evaluasi untuk lebih baik lagi. Semoga di musim depan bisa juara,” kata Coach Nanang.
Kapten Arema Kesya Arabela menilai turnamen level nasional ini memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan karier pemain. Ia merasa antusias dengan kehadiran para pemantau bakat yang mencari talenta terbaik untuk kebutuhan Tim Nasional Putri.
Pertandingan final antara Goal Aksis melawan Cipta Cendikia FA akan berlangsung di bawah atmosfer panas Supersoccer Arena Kudus. Partai pamungkas ini diprediksi akan menyedot perhatian banyak pasang mata pencinta sepak bola putri Tanah Air.



[…] Baca Juga: Cipta Cendikia FA Bogor Segel Tiket Final Berkat Senjata Bola Mati […]