Skuad Garuda harus menelan pil pahit menjelang perhelatan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah Marques Bolden dipastikan batal memperkuat Timnas Basket Putra Indonesia per (05/9). Pasalnya, klub bola basket divisi teratas Jepang, Levanga Hokkaido, menolak melepas sang senter andalan akibat benturan jadwal kompetisi lokal.
Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi sejatinya telah berulang kali melobi manajemen Levanga Hokkaido demi melicinkan jalan pebasket naturalisasi bertinggi 208 cm tersebut. Namun, ketiadaan agenda Asian Games dalam kalender resmi FIBA membuat klub asal Negeri Sakura memiliki hak mutlak menahan pemainnya.
Managing Director BTN DPP Perbasi Jeremy Imanuel Santoso membeberkan bahwa situasi pelik ini tidak hanya menimpa kontingen Merah Putih semata. Selain itu, regulasi ketat klub Jepang tersebut juga berdampak langsung pada pemain pilar dari negara Asia lainnya.
Regulasi Ketat B.League Menahan Bintang Timnas
Komitmen klub menjaga keutuhan skuad menjelang bergulirnya musim baru memaksa sejumlah bintang regional melewatkan pesta olahraga Asia empat tahunan ini. Oleh karena itu, Levanga Hokkaido memberlakukan kebijakan seragam kepada seluruh pebasket asing maupun pilar tim nasional mereka.
“Marques Bolden berhalangan bermain karena di klub itu juga ada pemain timnas Jepang yang tidak dilepas oleh pihak klub. Timnas Filipina juga ada pemain yang tidak dilepas oleh klubnya,” jelas Jeremy di Jakarta, Sabtu.
Pebasket andalan tuan rumah Keisei Tominaga serta pilar Filipina Dwight Ramos turut menanggung dampak kebijakan keras manajemen Levanga Hokkaido tersebut. Sementara itu, Perbasi menegaskan bahwa sang atlet kelahiran New Jersey sebenarnya menaruh komitmen penuh untuk terbang membela panji Merah Putih.
Angin Segar Saga Ballooners untuk Derrick Michael
Di tengah kabar muram tersebut, Indonesia justru mendapat suntikan moral berharga dari klub B.LEAGUE Premier Jepang lainnya, Saga Ballooners. Pasalnya, tim tersebut resmi memberikan lampu hijau kepada pemain muda potensial Derrick Michael Xzavierro untuk membela Indonesia di Aichi-Nagoya.
“Kami juga berkomunikasi dengan timnya di Jepang dan mereka memutuskan untuk melepas Derrick. Derrick akan menjadi satu-satunya Asian import yang bermain dalam Asian Games,” beber Jeremy penuh optimisme.
Derrick Michael yang kini menginjak usia 23 tahun baru saja menyelesaikan kariernya sebagai atlet mahasiswa NCAA Division I di Amerika Serikat sebelum meniti karier di Jepang. Alhasil, kehadiran alumnus kompetisi basket kampus bergengsi Amerika ini bakal menjadi tumpuan utama pelatih saat mengarungi persaingan fase grup.
Menguji Nyali Garuda di Tengah Persaingan Grup Neraka
Perbasi juga meluruskan simpang siur daftar skuad yang sempat beredar di dunia maya dan menegaskan nama final segera meluncur ke publik. Selanjutnya, tim pelatih menyaring 12 nama terkuat dari daftar panjang 24 pemain yang sebelumnya diserahkan kepada panitia Asian Games.
Persaingan berat sudah menanti langkah Indonesia karena harus bentrok di Grup A bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, serta Arab Saudi. Kendati harus berjuang tanpa kehadiran Marques Bolden, armada Merah Putih siap tampil habis-habisan saat melakoni duel pembuka kontra Jepang pada (10/9).
Jadwal & Pembagian Grup Timnas Basket Indonesia di Asian Games 2026:
- Grup A: Indonesia, Jepang (tuan rumah), Korea Selatan, Arab Saudi
- Laga Perdana: Indonesia vs Jepang – 10 September
- Laga Kedua: Indonesia vs Korea Selatan (Jadwal menyusul)
- Laga Ketiga: Indonesia vs Arab Saudi (Jadwal menyusul)
- Status Pemain Luar Negeri: Derrick Michael Xzavierro (Saga Ballooners – Diizinkan), Marques Bolden (Levanga Hokkaido – Absen)


