Persaingan memperebutkan Super Tiket pada ajang Audisi Umum PB Djarum Kudus memasuki hari kedua. Pertarungan sengit sektor putri berlangsung di GOR Jati pada Kamis (10/9).
Ratusan pebulu tangkis belia dari berbagai pelosok Tanah Air saling jegal. Mereka menjaga asa untuk menembus asrama bergengsi milik klub bulu tangkis tersukses di Indonesia tersebut.
Legenda bulu tangkis nasional Yuni Kartika memaparkan perkembangan kualitas teknik dasar peserta putri. Menurutnya, perkembangan tersebut sangat menggembirakan pada edisi tahun ini.

Foto: Istimewa
Pasalnya, kematangan pukulan atlet belia kategori U-11 dan KU-12 sudah terlihat merata. Namun, kuantitas peserta putri tidak sebanyak atlet putra.
Tim Pencari Bakat menerapkan pengamatan ekstra ketat untuk menyaring bibit unggul. Mereka mencari atlet dengan daya tahan fisik dan ketangguhan mental kelas satu.
Selain itu, parameter nonteknis tersebut bakal menentukan kelayakan utama para atlet terpilih. Mereka akan menjalani fase karantina pembinaan intensif.
Pengorbanan Gwen Hijrah Demi Tiket Turnamen
Atlet belia asal Tanjung Pinang, Fiendiziya Gwen Fernandes, menunjukkan dedikasi luar biasa. Ia rela hijrah ke Sleman demi mematangkan persiapan teknisnya.
Alhasil, kerja keras tersebut berbuah manis. Gwen melaju ke Tahap Turnamen kategori U-11 setelah melibas Aishya Azzalea asal Kendal dengan skor 21-8.
“Setelah itu kembali melatih pukulan, speed dan penempatan bola supaya lebih siap. Semoga aku bisa bermain dengan tenang di tahapan selanjutnya,” sebut Gwen.
Misi Pembuktian Wakil Minahasa dan Magelang
Semangat membara juga menyelimuti Yukiko Graciela Manangkot asal Minahasa. Ia kembali bertarung di Kudus setelah sempat terhenti di semifinal audisi Makassar.
Sementara itu, pebulu tangkis belia pengagum Chiharu Shida ini sukses menumbangkan Diandira Bilqis Ufaira asal Blora. Ia menang 21-13 pada fase screening.
“Selalu mengantar latihan, sampai ikut Audisi Umum PB Djarum di Kudus ini supaya bisa menjadi pemain top dunia. Kesempatan ikut audisi ini akan jadi pengalaman berharga aku untuk terus berlatih dan pantang menyerah hingga mencapai targetku sendiri,” kata pebulutangkis putri yang mengidolakan Chiharu Shida tersebut.
BACA JUGA: Tempuh Ribuan Kilometer, Perjuangan Peserta Audisi PB Djarum Bikin Kagum
Tekad serupa ditegaskan pebulu tangkis muda asal Magelang, Lusia Maheswari Gracia Pengajeng. Ia membatasi penggunaan gawai demi menjaga fokus fisiknya.
Oleh karena itu, Gracia bertekad menebus kegagalan tahun lalu. Ia juga melipatgandakan intensitas latihannya seusai pulang dari sekolah.
“Saya latihan satu kali sehari setelah pulang sekolah. Selama persiapan ke Kudus, penggunaan ponsel juga dibatasi dan makanan harus dijaga,” ucap Gracia.
Tiket Final Menuju Gerbang Karantina PB Djarum
Para peserta putri wajib menyapu bersih kemenangan hingga menembus babak final. Fase turnamen tersebut bergulir mulai Jumat (11/9) hingga Minggu (13/9).
Selanjutnya, gelaran Audisi Umum PB Djarum Kudus diharapkan mampu melahirkan calon ratu bulu tangkis dunia baru. Mereka diharapkan mampu mengharumkan Indonesia.
Sorotan Hasil Screening & Jadwal Lanjutan Sektor Putri:
- Fiendiziya Gwen Fernandes (U-11 Putri / Tanjung Pinang): Menang 21-8 atas Aishya Azzalea (Kendal)
- Yukiko Graciela Manangkot (KU-12 Putri / Minahasa): Menang 21-13 atas Diandira Bilqis Ufaira (Blora)
- Lusia Maheswari Gracia Pengajeng (KU-12 Putri / Magelang): Melaju ke babak turnamen lewat evaluasi fisik dan kedisiplinan ketat
- Jadwal Tahap Turnamen: Jumat (11/9) hingga Minggu (13/9) di GOR Djarum, Jati, Kudus
- Syarat Lolos Sektor Putri: Wajib menembus babak final turnamen untuk mengamankan Super Tiket menuju tahap karantina 4 pekan



[…] BACA JUGA: Sengit, Sektor Putri Audisi Umum PB Djarum Kudus Curi Perhatian […]