SportsNesia.com – Pertarungan sengit terjadi di sektor U-18 Grup A antara Putri Garut melawan tim unggulan Putri JP Jakarta. Kedua tim terpaksa harus berbagi satu poin setelah laga berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Putri JP Jakarta sebenarnya menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi penguasaan bola yang sangat signifikan. Namun, skema pertahanan berlapis yang diterapkan barisan belakang Putri Garut terbukti sangat sulit dibongkar.
“Saya instruksikan kita defense aja, sekali-kali kita menyerang. Tutup jalur passing dan tidak man-to-man marking karena lawan kita benar-benar tangguh,” ucap Depi Kuspriansyah.
Pelatih Putri Garut tersebut mengaku sengaja memasang strategi bertahan guna meredam agresivitas serangan tim ibu kota. Ia merasa puas karena target mencuri satu poin dari Putri JP Jakarta berhasil diwujudkan anak asuhnya.
Peluang emas Putri JP Jakarta sempat tercipta melalui tendangan bebas Aurellia Anindya yang sayangnya hanya membentur mistar gawang. Ketidakberuntungan tersebut membuat tim asuhan Herry Susilo harus menunda kepastian tiket semifinal.
Baca Juga: Banjir Gol! Arema FC Women Gulung Putri Tangsel City 3-1 dan Amankan Tiket Semifinal
“Pertandingan hari ini kami menguasai babak pertama dan kedua. Dari segi stamina kami unggul, hanya pemain terburu-buru menyerang direct. Insya Allah langkah kedepannya akan lebih baik lagi,” ujar Herry Susilo.
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup A U-18 semakin memanas bagi tiga tim teratas di klasemen sementara. Tigers Football Academy kini memimpin dengan empat poin, disusul Putri JP Jakarta dengan jumlah poin yang sama.
Putri Garut sendiri masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak semifinal jika mampu meraih kemenangan pada laga pamungkas. Mereka dijadwalkan bertarung melawan Putri Batang pada pertandingan penentuan.
Gelandang Putri Garut, Fuji Lutfiani, mengaku termotivasi memberikan penampilan terbaik demi memenuhi target tim. Ia yakin kerja sama yang solid antarpemain akan membuahkan hasil positif bagi wakil Jawa Barat tersebut.
“Semoga di match selanjutnya kami bisa three points, saya bisa lebih semangat lagi. Kerjasama yang dibangun di lapangan bisa memenuhi target tim kepelatihan,” tutup Fuji Lutfiani.


